Di lokasi itu terlihat jelas bagaimana kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.
BACA JUGA:Dulu Rawan Longsor Kini Plengsengan Jalan TMMD Sumenep Rampung 100 Persen
Menghapus Kekhawatiran Warga
Selain pembangunan jalan, TMMD juga menghadirkan solusi bagi masalah lain yang selama ini menjadi kekhawatiran warga Desa Mandala.
Di salah satu titik jalan di Dusun Karang, tanah di sisi jalan pernah mengalami erosi cukup parah akibat aliran air hujan. Kondisi tersebut membuat badan jalan rawan longsor dan membahayakan warga yang melintas.
Setiap kali hujan deras turun, warga sering merasa cemas. Jika tanah di sisi jalan runtuh, akses transportasi warga bisa terputus.
BACA JUGA:TMMD Ubah Halaman Pesantren, Santri Miftahul Ulum Kini Lebih Nyaman
Melalui program TMMD, Satgas Kodim 0827/Sumenep bersama masyarakat membangun tembok penahan tanah atau plengsengan sepanjang 25 meter dengan tinggi sekitar 2,8 meter. Kini tembok penahan tanah itu berdiri kokoh di sisi jalan.
Bagi warga desa, bangunan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun keberadaannya memberi rasa aman yang sebelumnya tidak mereka miliki.
Tokoh masyarakat Desa Mandala, H. Rasid, mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan tersebut.
BACA JUGA:Rehab Masjid Baiturrahman TMMD 127 Rampung, Warga Mandala Nyaman Beribadah
“Dulu kalau lewat sini rasanya was-was, apalagi setelah hujan deras. Sekarang plengsengannya sudah kuat dan rapi, kami merasa lebih aman,” jelas H. Rasid.
Bagi masyarakat, rasa aman seperti itu merupakan bagian penting dari kualitas hidup di desa.
Pembangunan yang Menyentuh Kehidupan
Program TMMD di Desa Mandala tidak berhenti pada pembangunan jalan dan tembok penahan tanah. Berbagai fasilitas lain juga dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Dari Bilik Bambu ke Rumah Layak, Impian Sayyi Terwujud Berkat TMMD