Mendapat hidayah atau memutuskan untuk memeluk agama tertentu bukanlah perkara mudah bagi setiap individu.
BACA JUGA:Langkah Sunyi Belinda Andyana, Menjemput Hidayah Melalui Undangan Sang Pencipta
Ada perjuangan batin yang harus dilalui dan kerikil tantangan yang harus dihadapi. Hal inilah yang dirasakan Vanessa Ziandry Putri, atau yang akrab disapa Mommy Deve.
BACA JUGA:Perjalanan Spiritual Annis dari Tanah Suci ke Tuban, Menjemput Hidayah Melalui Jejak Sunan Bonang
Perempuan berusia 32 tahun ini memulai babak baru hidupnya sebagai seorang mualaf. Keputusannya berakar dari kisah sang ayah yang kembali memeluk Islam setelah berpisah dengan ibundanya akibat peristiwa kerusuhan di Lombok pada medio 2000-an.
BACA JUGA:Dermaga Batin Nur Rina Noviandari, Jemput Hidayah yang Bersemi Sejak Kecil
Bagi Vanessa, tahun 2011 akan selalu terpatri sebagai tonggak sejarah paling berkesan dalam perjalanan hidupnya.
BACA JUGA:Perjalanan Tabitha Menuju Rumah Kedamaian, Simfoni Iman yang Sempat Terguncang
"Momen paling berkesan selama saya hidup, di mana di tahun itu saya mendapat dua kebahagiaan sekaligus: menjadi mualaf dan menikah," ujar perempuan kelahiran Denpasar, Bali ini kepada memorandum.disway.id, Senin 9 Maret 2026.
BACA JUGA:Kisah Sejuk Liana Wardani, Islam dan Meja Makan Lintas Iman
Perjalanan menuju titik tersebut tidak terjadi dalam semalam. Semuanya bermula dari rasa penasaran yang membuncah saat ia masih memeluk keyakinan lamanya.
BACA JUGA:Perjalanan Marry Diana Menjemput Cahaya Islam, Dawai Hidayah dalam Al-Fatihah
Rasa ingin tahu itu mendorongnya untuk melakukan pencarian mendalam, mulai dari membaca, berdiskusi, hingga menyimak penjelasan orang-orang di sekitarnya.
"Titik awal saya memutuskan jadi seorang mualaf ketika saya menemukan jawaban tentang pertanyaan seputar agama Islam yang menjadi rasa penasaran saya ketika masih nonmuslim," lanjutnya.
BACA JUGA:Perjalanan Bobby Lubis Temukan Rumah di Dalam Islam, Saat Cinta Membuka Pintu Langit