"Setelah kita hearing, besoknya ekskavator masuk. Selama bertahun-tahun tidak pernah ada maintenance. Jadi, membesarkan bozem belum tentu jadi solusi jika tidak adanya pemeliharaan bozem," tambah Stephanus.
BACA JUGA:DSDABM Geber Normalisasi Bozem dan Sungai Demi Target Surabaya Bebas Genangan
Stephanus berharap Pemkot Surabaya mengevaluasi kembali rencana tersebut. warga menegaskan akan terus berjuang menolak rencana tersebut demi mempertahankan hak hunian dan usaha mereka. (yat/alf)