Sahur dengan Mi Instan

Senin 09-03-2026,06:00 WIB
Reporter : Prof Dr Mangestuti Agil Apt MS
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Memasak mi instan tetap menjadi pilihan praktis, terutama kala waktu untuk penyiapan sahur terbatas. Hampir semua jenis mi instan yang tersedia terbuat dari karbohidrat murni dan garam. 

BACA JUGA:Selasih dan Cincau

Memang membuat perut cepat terasa kenyang, namun sayang energi yang dihasilkannya tidak bertahan lama. Jadi, kebutuhan energi saat berpuasa 12 jam tidak dapat terpenuhi ketika kita hanya makan mie instan murni  saja.  

BACA JUGA:Rileks dengan Aromaterapi

Adakah jalan keluar? Mudah, yaitu meng “upgrade” mi instan dengan menambahkan bahan yang bisa memenuhi kebutuhan protein, serat, sedikit vitamin dan mineral. 

BACA JUGA:Ayo Lawan Flu

Protein mutlak ditambahkan karena membuat proses pencernaan lebih lambat, sehingga kadar gula darah stabil. Ini akan membantu menunda rasa lapar sebelum tengah hari, yang berpotensi membuat  konsentrasi kerja menurun, mengantuk, dan gairah kerja menurun. 

BACA JUGA:Yuk Makan Pisang

Pilihan sumber protein jatuh pada ikan kaleng sardines dan telur. Telur  mudah didapat, harga terjangkau, dan sangat tinggi nilai gizinya. 

BACA JUGA:Manisnya Madu Asli

Protein telur termasuk yang berkualitas tinggi, dengan kandungan asam amino esensial lengkap yang memang harus  didapat melalui makanan. 

BACA JUGA:Lanjut Usia Boleh Berpuasa?

Asam amino itu diperlukan untuk menjaga kondisi otot, fungsi imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

BACA JUGA:Sup Lentil Ramah Pencernaan

Tambahkan saja langsung ke dalam olahan mie instan, atau direbus tersendiri. Satu butir telur cukup untuk menimbulkan rasa kenyang, dua butir diperlukan pada kondisi khusus seperti kerja fisik ekstra, sedang dalam proses penyembuhan, orang lanjut usia. 

Kategori :