Pilih Gula yang Mana
Ilustrasi berbagai jenis gula yang umum digunakan sebagai pemanis dalam makanan dan minuman.-(sumber foto: AI)-
Membatasi konsumsi gula untuk alasan kesehatan memang tidak mudah. Karena itulah, pertanyaan yang selalu muncul adalah gula mana yang lebih aman.
Dampaknya adalah beredarnya informasi yang membingungkan, seperti apakah gula aren lebih aman ketimbang gula pasir.
BACA JUGA:Buah Mentimun yang Mendinginkan
Ada gula alami dan buatan, beda efeknya terletak pada besar kecilnya indeks glikemik, yaitu kecepatan gula diserap ke dalam darah dan meningkatkan kadar gula dalam darah.
Gula yang kaya serat akan dicerna lebih lambat, sehingga kenaikan kadar gula dalam darah menjadi relatif lebih terkendali.
BACA JUGA:Disiplin Kunci Sehat
Gula pasir disebut refined sugar, yaitu dari tebu yang diolah dan dimurnikan, hingga menghasilkan kristal putih dengan kadar 99 persen sukrose. Tidak ada lagi serat, vitamin, mineral yang tersisa. Akibatnya gula ini mengandung kalori dan berindeks glikemik tinggi.
Artinya, dicerna lebih cepat sehingga menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat.
BACA JUGA:Cerita Seputar Telur
Konsumsi tinggi gula ini erat berkaitan dengan penyakit non infeksi. Antara lain penyakit jantung dan pembuluh darah, obesitas, karies gigi, kelainan perkembangan saraf pada anak.
Gula kelapa sempat menjadi populer karena diklaim sebagai pemanis yang lebih sehat.
BACA JUGA:Ayo Makan Telur
Memang ada kandungan ion kalium, zat besi, zinc dalam jumlah sedikit saja. Dari segi kimiawi, kandungan utama gula ini adalah sukrose, yang berarti tubuh mencernanya dengan cara sama seperti gula biasa. Jadi, ternyata nutrisinya sama seperti gula pasir.
Madu mengandung glukosa, fruktosa, serbuk sari, sedikit zat fito yang berkhasiat antioksidan. Kandungan gula mencapai 80 persen, jadi kalorinya sama dengan gula pasir.
Sumber:





