Pilih Gula yang Mana
Ilustrasi berbagai jenis gula yang umum digunakan sebagai pemanis dalam makanan dan minuman.-(sumber foto: AI)-
BACA JUGA:Aromaterapi untuk Berkonsentrasi
Gula bit dibuat dari akar tanaman Beta vulgaris, dengan kandungan gula tidak terlalu tinggi, ada kandungan serat dan zat bioaktif lain yang dapat mengendalikan keseimbangan gula dan hormon insulin dalam darah.
Indeks glikemiknya tergolong medium, dan karena itu pemakaiannya pun tetap tidak dapat berlebih.
BACA JUGA:Sahur dengan Mi Instan
Stevia adalah pemanis alami yang dibuat dari daun tanaman yang mengandung asam amino esensial, protein, fenol, asam askorbat dan karbohidrat.
Rasa manisnya 300 kali dibandingkan sukrose. Kalorinya rendah sehingga dapat digunakan sebagai pengganti gula. pada pasien diabetes.
BACA JUGA:Selasih dan Cincau
Gula atau pemanis buatan kalorinya sedikit atau tidak berkalori, tapi masih menjadi perdebatan keamanan pemakaiannya untuk kesehatan.
Contohnya aspartam, saccharin, sucralose yang ditambahkan pada makanan ringan dan makanan siap saji. Berkalori rendah, dampak pada kadar gula darah minimum, dan cocok bagi pasien diabetes.
BACA JUGA:Rileks dengan Aromaterapi
Jadi, jenis gula manakah yang kita pilih? Keputusan terbaik adalah menurunkan ketergantungan kita pada rasa manis. (Dari berbagai sumber). (*)
Sumber:





