Harga Cabai Rawit Meroket Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Menyimpan Cabai agar Awet hingga 1 Bulan

Jumat 06-03-2026,11:31 WIB
Reporter : Mg/Nur Zuwidatul Chusnah
Editor : Ferry Ardi Setiawan

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Memasuki pertengahan Maret 2026, harga cabai rawit merah melonjak tajam hingga menembus kisaran Rp 82.300 hingga Rp 100.000 per kilogram di sejumlah daerah. 

BACA JUGA:Respons Kenaikan Harga Jelang Idulfitri, Wali Kota Malang Pantau Stok Cabai dan Ayam

Kenaikan harga ini terjadi akibat cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengganggu proses panen, sehingga pasokan cabai di pasar berkurang menjelang Lebaran. 


Mini Kidi Wipes.--

Oleh karena itu, masyarakat mulai mencari cara menyimpan cabai agar tetap segar dan tahan lama untuk kebutuhan memasak dan stok sambal Lebaran.

BACA JUGA:Pemprov Jatim Gencarkan Operasi Pasar di Surabaya, Harga Beras hingga Cabai Lebih Murah

Lonjakan harga cabai rawit menjelang Lebaran bukanlah fenomena baru. Namun pada tahun 2026, kenaikan harga terbilang cukup signifikan akibat faktor cuaca yang mempengaruhi produksi petani. 

Curah hujan tinggi membuat sebagian tanaman cabai mudah rusak dan hasil menurun panen, sementara permintaan pasar justru meningkat menjelang bulan puasa.

BACA JUGA:Harga Cabai di Pasar Bangil Naik, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman

Kondisi ini membuat banyak masyarakat memilih membeli cabai dalam jumlah lebih banyak ketika harga sedikit stabil, lalu menyimpannya sebagai stok dapur. 

Agar cabai tidak cepat busuk, ada beberapa cara penyimpanan yang dapat dilakukan sehingga cabai tetap segar bahkan hingga satu bulan.

BACA JUGA:Jelang Ramadan Tim Gabungan Polres Mokerto Sidak Pasar, Harga Ayam dan Cabai Rawit Melejit

Berikut tips menyimpan cabai rawit agar tahan lama di kulkas:

1. Pilih cabai yang benar-benar segar

Pilih cabai dengan kulit yang masih mulus, keras, dan berwarna cerah. Hindari cabai yang lembek, berair, atau memiliki bercak hitam karena lebih cepat membusuk.

Kategori :