BACA JUGA:Harga Cabai Tak Stabil Jelang Ramadan, Pedagang Surabaya Tetap Optimistis
2. Jangan mencuci cabai sebelum disimpan
Cabai sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasukkan ke kulkas. Udara yang menempel pada cabai dapat meningkatkan kelembapan dan mempercepat pertumbuhan jamur.
3. Buang tangkai cabai
Lepaskan tangkai cabai sebelum disimpan. Tangkai sering menjadi sumber kelembapan yang memicu mengancam pada cabai.
4. Gunakan wadah kedap udara berlapis tisu
Siapkan wadah plastik atau tupperware yang kedap udara, kemudian lapisi bagian dasar wadah dengan tisu dapur. Tisu ini berfungsi menyerap kelembapan sehingga cabai tidak mudah busuk.
BACA JUGA:Sidak Pasar Jelang Ramadan di Situbondo, Harga Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu
5. Tambahkan bawang putih
Masukkan satu atau dua siung bawang putih yang sudah dihaluskan ke dalam wadah penyimpanan. Aroma bawang putih dipercaya membantu mencegah pertumbuhan jamur pada cabai.
6. Simpan di rak sayur kulkas
Setelah wadah tertutup rapat, simpan cabai di bagian rak sayur (crisper) kulkas, bukan di freezer. Dengan cara ini, cabai rawit dapat bertahan segar hingga 1-2 bulan.
Selain metode penyimpanan di chiller, cabai juga bisa disimpan dengan cara lain agar lebih tahan lama.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Harga Sembako di Surabaya Relatif Stabil, Cabai Rawit Melonjak