“Kami sedang menghitung total kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali sebelum dilaporkan ke Ibu Gubernur,” pungkasnya.
Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman menyebut banjir kali ini merupakan yang terbesar dalam sepuluh tahun terakhir.
“Ini banjir paling besar dalam sepuluh tahun terakhir. Setidaknya ada 7.000 kepala keluarga terdampak,” tuturnya.
BACA JUGA:Perkuat Kemandirian Fiskal, Pemkab Jember Pastikan Tidak Naikkan Pajak Daerah
Pemkab Jember telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama dua pekan. Posko kebencanaan dan dapur umum didirikan di desa-desa terdampak sebagai langkah mitigasi cepat.
BACA JUGA:Cegah Stunting dan Kawin Muda, Pemkab Jember Libatkan OSIS sebagai Garda Terdepan Generasi Emas
Masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Februari. (*/adv/fbr)