Jember Berduka: Korban Banjir Melonjak ke 7.249 KK, 3 Jembatan Putus Total
Genangan air masih menghantui masyarakat Rambipuji.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Banjir besar yang menerjang Kabupaten Jember menyebabkan 7.249 Kepala Keluarga terdampak di sembilan kecamatan serta memutus tiga jembatan, Jumat 20 Februari 2026.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengonfirmasi lonjakan jumlah warga terdampak tersebut berdasarkan laporan terbaru tim di lapangan.

Mini Kidi--
“Data terbaru hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan 7.249 KK terdampak di sembilan kecamatan. Kami masih terus melakukan validasi data sembari mengintensifkan distribusi logistik,” ujar Edy.
Berdasarkan data BPBD Jember, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Rambipuji 3.774 KK, Kecamatan Balung 1.581 KK, Kecamatan Wuluhan 1.314 KK, Kecamatan Bangsalsari 316 KK, Kecamatan Kaliwates 220 KK, serta Sukorambi 33 KK, Panti 6 KK, Kalisat 3 KK, dan Ajung 2 KK.
BACA JUGA:Aksi Heroik Tim Gabungan Polri dan Relawan Evakuasi Korban Banjir
“Rambipuji menjadi titik terparah karena luapan sungai di wilayah tersebut sangat besar, sehingga air merendam permukiman dalam skala luas,” tambah Edy.
Intensitas hujan tinggi sejak 10 hingga 20 Februari 2026 memicu luapan sungai dengan ketinggian air antara 30 sentimeter hingga 2 meter. Peristiwa ini menyebabkan satu korban jiwa dan 557 jiwa sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Selain itu, lima fasilitas umum terdampak, 11 rumah mengalami rusak ringan, dan satu rumah rusak berat. Tiga jembatan dilaporkan putus sehingga mengganggu akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
BACA JUGA:Atasi Banjir Tahunan, Bupati Jember Siap Bongkar Belasan Rumah di Bantaran Sungai
“Selain rumah dan fasilitas umum, tiga jembatan yang putus menjadi perhatian utama kami untuk segera ditangani bersama instansi terkait agar mobilitas warga tidak terisolasi,” tegasnya.
BPBD menyatakan kondisi mulai terkendali meski genangan masih terlihat di sejumlah titik dan sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah untuk membersihkan sisa lumpur.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian, Polres Jember Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Desa Pakis
“Kondisi saat ini relatif terkendali, namun kami tetap siaga penuh. Potensi cuaca ekstrem dan hujan lebat masih menghantui dalam beberapa hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkas Edy. (*/adv)
Sumber:




