Teh hijau juga mengandung senyawa antiinflamasi dan antibakteri yang berperan penting dalam mengatasi jerawat.
Sifat antiinflamasi membantu mengurangi kemerahan, pembengkakan, serta rasa nyeri pada jerawat yang meradang. Sementara itu, sifat antibakterinya dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat yang berkembang di dalam pori-pori.
Kombinasi dari kedua sifat tersebut membuat teh hijau tidak hanya bermanfaat untuk mencegah munculnya jerawat baru, tetapi juga membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat yang sudah ada.
Baik dikonsumsi sebagai minuman maupun digunakan sebagai bahan perawatan kulit, teh hijau dapat memberikan efek yang menenangkan pada kulit.
BACA JUGA:Tak Sekadar Asam, Ini Manfaat Yoghurt untuk Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh
Perlu Didukung Pola Hidup Sehat
Meski memiliki berbagai manfaat, teh hijau sebaiknya digunakan sebagai pendukung perawatan, bukan sebagai pengganti pengobatan utama. Hasil yang diperoleh dapat berbeda pada setiap individu, tergantung pada kondisi tubuh dan pola hidup masing-masing.
Menjaga kebersihan wajah, memilih produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit, serta menghindari kebiasaan memencet jerawat tetap menjadi langkah penting. Selain itu, pola makan seimbang, konsumsi air putih yang cukup, tidur yang berkualitas, serta pengelolaan stres turut berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit.
BACA JUGA:Rambut Rontok? Coba Panax Gingseng, Herbal Rahasia dari Asia yang Bikin Rambut Kuat dan Tebal
Bagi mereka yang mengalami jerawat hormonal parah atau berkepanjangan, disarankan untuk tetap konsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan kombinasi perawatan yang menyeluruh, teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mendukung kulit yang lebih sehat. (Mg/Azizah Rahma)