BACA JUGA:Minum Matcha saat Diet, Tren Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Anak Muda
Selain itu, thrifting juga dipandang sebagai langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh siapa saja untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan.
Kebiasaan ini menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak selalu harus dimulai dari tindakan besar, melainkan dapat dimulai dari pilihan sehari-hari, termasuk dalam menentukan cara berbelanja pakaian.
Mendorong Pola Konsumsi Bijak dan Gaya Hidup Berkelanjutan
Selain memiliki dampak pada lingkungan, thrifting juga dapat mendorong pola konsumsi yang lebih bijak.
BACA JUGA:Bunda Indah: Simbol Anak Berpakaian Adat Ingatkan Generasi Muda akan Kebanggaan Nasional
Masyarakat diajak untuk tidak mudah tergoda membeli pakaian baru hanya karena mengikuti tren, melainkan lebih mempertimbangkan kebutuhan, kualitas barang, serta manfaat jangka panjang dari setiap pembelian. Kebiasaan ini secara perlahan membentuk cara pandang baru terhadap fashion.
BACA JUGA:Kota Pasuruan Resmi Luncurkan Pakaian Khas saat Hari Jadi Ke-340
Meski begitu, thrifting tetap perlu dilakukan dengan secara bijak, terutama dalam memperhatikan kebersihan dan kelayakan pakaian. Pakaian yang telah dibeli sebaiknya dicuci dan disterilkan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Melalui berkembangnya budaya thrifting, masyarakat perlahan diarahkan pada gaya hidup yang lebih berkelanjutan, di mana pilihan sederhana dalam berbelanja dapat memberikan dampak yang positif bagi lingkungan. (Mg/Azizah Rahma)