Dindik Jatim Bentengi Siswa dari Jeratan Ideologi Ekstrem di Dunia Maya

Jumat 09-01-2026,13:35 WIB
Reporter : Alif Bintang
Editor : Fatkhul Aziz

Dindik Jatim menginstruksikan adanya dialog terbuka serta pendampingan psikososial bagi siswa yang menunjukkan indikasi terpapar konten ekstrem.

Aries, yang juga putra kelahiran Makassar ini, menyadari bahwa sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Ia menekankan pentingnya sinergi dengan orang tua sebagai pendamping utama di rumah.

"Sekolah dan orang tua harus berjalan seiring. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka, mengenal pola konsumsi digital anak, dan menciptakan suasana dialog tanpa menghakimi," imbuhnya.

BACA JUGA:Dindik Jatim Siap Resmikan 5 SLB Negeri, Termasuk yang Pertama di Surabaya

Menutup langkah antisipatif ini, Dindik Jatim membuka pintu kolaborasi luas dengan kementerian terkait, aparat keamanan, dan lembaga perlindungan anak. Fokusnya jelas. Yakni, melakukan pencegahan dari hulu sebelum terjadi penindakan di hilir.

Aries meyakini bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memenangkan perang melawan ideologi kekerasan.

“Pendidikan harus melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nalar reflektif, empati, dan karakter kuat. Pendidikan yang berdampak adalah yang mampu melindungi masa depan generasi bangsa,” pungkasnya.(bin)

Kategori :