Surabaya, Memorandum.co.id - Antrean panjang peserta rapid test covid-19 demi mengikuti SBMPTN terus mengular hingga sore ini di laboratorium klinik Parahita, Dharmawangsa. Imbasnya, salah satu pengantre pingsan. Ialah YT (inisial), salah satu pserta UTBK SBMPTN yang rela mengantre sejak pagi hanya untuk mendapatkan surat kesehatan Covid-19 kebijakan dari Wali Kota Risma. Warga Sedati, Sidorajo ini tiba-tiba terbujur lemas. Ia pun mendapat pertolongan dari peserta rapid test di lokasi tersebut. "Belum makan siang juga dan memang takut jarum suntik," kata perempuan berhijab ini dengan raut muka pucat. Ia mengaku mengantre pukul 09.00 WIB. Namun diambil darah sekitar pukul 12.00. Kemudian, hasil baru keluar nanti malam pukul 18.00 WIB. "Iya sesuai surat test ambil malam," cakapnya. Sementara, Direktur Marketing lab Parahita, Mizan Shulton, mengaku sudah mengantisipasi jika pengunjung membludak akan diarahkan ke lab lain. "Kami juga memiliki 4 cabang di Surabaya. Jika sudah kelihatan penumpukan akan kami arahkan ke sana," kata Mizan. (alf)
Antre Rapid Test, Calon Peserta SBMPTN Pingsan
Jumat 03-07-2020,14:41 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,13:42 WIB
Pemugaran Sayap Barat Grahadi Tampilkan Sejarah 1810, Gunakan Material Khusus dari Jerman
Rabu 01-04-2026,15:37 WIB
Pengacara Terdakwa Pelindo Ajukan Eksepsi, Singgung Pasal UU Tipikor Lama dan KUHP Baru
Rabu 01-04-2026,11:20 WIB
Cabut SE WFH ASN Hari Rabu, Tidak Sinkron dengan Pemerintah Pusat
Rabu 01-04-2026,16:09 WIB
Satpam Perumahan Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus Divonis 6 Tahun Penjara
Terkini
Kamis 02-04-2026,09:17 WIB
Gempa M 7,6 Guncang Bitung: BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami, Status Siaga dan Waspada di 10 Wilayah
Kamis 02-04-2026,09:03 WIB
Gempa M 7,3 Guncang Bitung, Potensi Tsunami di Sulut dan Malut
Kamis 02-04-2026,08:49 WIB
Cerita Zevana Arga Vokalis StereoWall, Imbangi Karier Rock dan Peran Ibu Rumah Tangga
Kamis 02-04-2026,08:29 WIB
Perangi Pungli, Dirjen Imigrasi: Kita Cari Akar Masalahnya, Bukan Sekadar Penindakan
Kamis 02-04-2026,07:39 WIB