new idulfitri

Gempa M 7,6 Guncang Bitung: BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami, Status Siaga dan Waspada di 10 Wilayah

Gempa M 7,6 Guncang Bitung: BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami, Status Siaga dan Waspada di 10 Wilayah

Gempa M 7,6 Guncang Bitung--

BITUNG, MEMORANDUM.DISWAY.IDGempa bumi tektonik berkekuatan besar mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis pagi, 2 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bermagnitudo M 7,6 tersebut berpotensi memicu gelombang tsunami.

Pusat gempa terdeteksi berada di laut pada jarak sekitar 127 km arah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 62 kilometer. Guncangan yang terjadi pada pukul 05.48 WIB atau 06.48 WITA ini dirasakan cukup kuat hingga ke wilayah Gorontalo dan sekitarnya.

BACA JUGA:Gempa M 7,3 Guncang Bitung, Potensi Tsunami di Sulut dan Malut


Mini Kidi Wipes.--

Status Peringatan Dini Tsunami

Berdasarkan hasil pemodelan numerik, BMKG menetapkan status ancaman tsunami dengan dua kategori: Siaga dan Waspada. Masyarakat di wilayah dengan status Siaga diinstruksikan untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi.

1. Wilayah Status SIAGA

Pemerintah daerah diharapkan segera mengarahkan masyarakat untuk evakuasi menyeluruh.

  • Maluku Utara: Kota Ternate, Halmahera, Kota Tidore.
  • Sulawesi Utara: Kota Bitung, Minahasa bagian Selatan, Minahasa Selatan bagian Selatan, dan Minahasa Utara bagian Selatan.

BACA JUGA:BPBD Jatim Cek 71 Alat Peringatan Dini Bencana Banjir hingga Tsunami


Gempur Rokok Ilegal -----

2. Wilayah Status WASPADA

Masyarakat diminta menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai.

  • Kepulauan Sangihe (Sulut).
  • Minahasa Utara bagian Utara (Sulut).
  • Bolaang Mongondow bagian Selatan (Sulut).

BACA JUGA:Surabaya dan Sidoarjo Awali Hari dengan Langit Berawan Tebal, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Cuaca Mendadak

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengonfirmasi bahwa instrumen pengukur permukaan laut (tide gauge) telah mendeteksi adanya kenaikan muka air laut di beberapa titik.

Sumber:

Berita Terkait