Di Kota Lama, Sejarah Semarang Direkam dalam Bingkai Kartu Pos

Selasa 30-12-2025,19:44 WIB
Reporter : Yoyok Khayatullah
Editor : Ferry Ardi Setiawan

BACA JUGA:Pengunjung SFF 2025 di Kota Lama Surabaya Meriahkan Senam Lansia By PORPRI dan TERA

“Tak kalah penting, Semarang memiliki banyak bangunan dan kawasan bersejarah seperti Gedung Monod, Lawang Sewu, dan Klenteng Sam Poo Kong sebagai bukti perjalanan sejarah kota. Indonesia bahkan tidak cukup disebut beragam, melainkan bangsa mega-diversity,” ungkapnya.

BACA JUGA:SFF 2025 Digelar 3 Hari di Kota Lama Surabaya, Jalan Rajawali Ditutup di Puncak Acara

Ia menegaskan, pelestarian budaya dan sejarah melalui literasi visual seperti kartu pos merupakan keniscayaan yang harus diwujudkan secara nyata melalui kolaborasi berbagai pihak.


Masyarakat antusias mengunjungi pameran kartu pos di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang.-Yoyok Khayatullah-

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pameran kartu pos memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat dalam menikmati sejarah Kota Semarang.

“Dari kartu pos ini kita bisa membayangkan seperti apa Semarang dulu dan bagaimana perubahannya sekarang. Ini akan menumbuhkan rasa cinta yang lebih kuat terhadap Kota Semarang,” ujarnya.

BACA JUGA:Membanggakan! SFF 2025 Resmi Dibuka di Kota Lama, Prof Mangestuti: Ajang Kolaborasi Dukung Bakat Pelajar

Agustina menambahkan, kawasan Kota Lama merupakan etalase pariwisata sekaligus pintu masuk wisata sejarah Kota Semarang. Ia optimistis pameran dan buku kartu pos tersebut dapat menarik lebih banyak wisatawan dan pegiat filateli.

Pemkot Semarang, lanjutnya, juga berkomitmen merawat aset sejarah, termasuk rencana perbaikan gedung bekas Sarekat Islam agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan budaya masyarakat.

BACA JUGA:Gebrak Kota Lama, Tarian Pesona Jawa Timur SMKN 6 Surabaya Pukau Ribuan Mata di Surabaya Fashion Festival 2025

“Gedung bersejarah harus kita hidupkan kembali supaya bisa digunakan untuk aktivitas budaya warga,” tegasnya.

Pameran Temporer Semarang bertajuk **Potret Semarang dalam Bingkai Kartu Pos** digelar pada 19–26 Desember 2025. Kegiatan ini diisi dengan diskusi buku, diskusi foto “Dulu dan Kini”, serta napak tilas di kawasan Kota Lama Semarang.

BACA JUGA:Surabaya Fashion Festival 2025 Tarik Perhatian Turis di Kota Lama

Pameran tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Semarang, Pengurus Pusat Perkumpulan Penggemar Filatelis Indonesia, Fadli Zon Library, Jejak Kartu Pos, serta Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang. (yy)

Kategori :