Menteri Nusron Ajak Santri Jadi Generasi yang Menyejahterakan Rakyat Indonesia

Rabu 22-10-2025,16:27 WIB
Reporter : Sujatmiko
Editor : Ferry Ardi Setiawan

BACA JUGA:Kakantah Surabaya I Lantik dan Sumpah PPAT, Kartono: Jaga Integritas dan Pertahankan Sinergitas

Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron juga mengutip pandangan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengenai tiga pilar kepemimpinan umat manusia, yaitu ilmal ulama, hikmat al-hukama, dan wasiyasatal muluk.

“Santri harus mempersiapkan diri menjadi kader ulama sekaligus kader teknokrat yang ahli di berbagai bidang, seperti kedokteran, teknologi, keuangan, dan energi. Santri juga harus siap menjadi negarawan yang berjiwa besar, memimpin dengan semangat persatuan tanpa dendam,” tutur Menteri Nusron.

BACA JUGA:Kunjungi Kantah Surabaya I, Wakil Menteri ATR/BPN: Kecepatan Pelayanan dan Integritas Tetap Jadi Prioritas

Ia menambahkan pentingnya sanad keilmuan dalam proses belajar agama agar santri tidak terjebak pada pemahaman dangkal.

“Belajar agama harus talaki dan bersanad, tidak cukup hanya dari media sosial. Sanad itu bagian dari agama. Tanpa sanad, orang bisa tersesat dan mengaku berpendapat atas nama agama,” pesan Menteri Nusron.

BACA JUGA:Kantah Surabaya I Serahkan 40 Sertifikat Aset Perkeretaapian untuk Perkuat Sinergitas

“Semoga eksistensi santri di Indonesia makin nyata dan kontribusinya makin konkret untuk membangun kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA:Jadi Jujugan Studi Tiru, Kantah Surabaya I Terima Apresiasi Kakantah Pamekasan

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Mahasina Abah Abu Bakar Rahziz, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi Heri Purwanto beserta jajaran. (mik)

Kategori :