LUMAJANG - Perlu diketahui, untuk pengelolaan pakir yang ada di sepanjang jalan, baik di pertokoan maupun di tempat-tempat tertentu seperti seputaran alun-alun adalah tanggung jawab petugas Dinas Perhubungan (Dishub). Jika ada pihak lain yang menggunakan badan jalan untuk parkir apalagi dikomersilkan, itu adalah melanggar aturan atau ilegal dan bisa ditindak. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Sugeng Priyono saat ditemui Memorandum di ruang kerjanya, Selasa (12/3). Meski demikian, kata Sugeng, pihak lain boleh saja membuka tempat parkir namun tidak boleh di badan jalan melainkan pada kantung-kantung tempat tertentu seperti di halaman rumah warga atau di lahan perkantoran yang diperbolehkan. “Jika ada pihak lain yang ingin membuka tempat parkir, mereka harus mengajukan dulu kepada Bapak Bupati melalui surat. Selanjutnya, Bapak Bupati akan mengkoordinasikan dengan kami. Sebab, parkir juga merupakan instrumen keselamatan masyarakat,” ujarnya. Menurut Sugeng, petugas atau juru parkir (jukir) dari Dishub sudah dilengkapi peralatan atau atribut seperti rompi, tanda pengenal, dan mereka sudah dibekali dengan SK (surat keputusan). Selain itu, petugas parkir resmi dari dishub sudah memiliki teknis tentang tata cara bagaimana pengaturan parkir yang baik dan benar. “Juru parkir yang resmi, sudah kita tempatkan pada wilayah atau daerah-daerah yang banyak dikunjungi warga atau tempat keramaian seperti toko dan pasar,” terangnya. Disinggung tentang biaya parkir, dengan tegas Sugeng Priyono mengatakan, parkir sepeda motor atau kendaraan lain itu tidak boleh dipungut biaya. Kenapa pengguna parkir tidak boleh dipungut biaya parkir, sebab mereka sudah membayar tentang berlangganan parkir “Ada dua hal yang boleh dikenakan biaya parkir, yaitu kendaraan konvensional atau kendaraan dari luar kota. Sedangkan yang kedua adalah, insidentil atau pada saat ada keramaian atau hiburan tertentu,” papar Sugeng. Ditegaskan pula bahwa juru parkir dari Dishub dilarang menerima upah parkir karena mereka sudah digaji setiap bulan. Adapun tugas dari pemerintah adalah menyediakan lahan parkir karena itu adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat karena mereka sudah membayar langganan parkir. Tentang adanya petugas atau oknum juru parkir dari Dishub yang sengaja memungut biaya dari pengguna parkir, ia berharap agar segera melaporkannya. “Saya mengimbau agar pengguna parkir tidak usah membayar uang parkir. Dan saya sudah pertegaskan kepada semua juru parkir, untuk tidak meminta atau menerima imbalan uang parkir,” pungkas Sugeng Priyono. (tri/yok)
Jukir Dishub Dilarang Memungut Biaya Parkir
Selasa 12-03-2019,17:27 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-01-2026,16:51 WIB
Dilimpahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ini Identitas 18 Pesilat Keroyok Pengunjung Angkringan
Jumat 16-01-2026,08:47 WIB
Polres Madiun Kota Beberkan Fakta Keterlibatan Oknum Anggota dalam Kasus Narkoba
Jumat 16-01-2026,13:43 WIB
Terima Banyak Aduan Masyarakat, Polrestabes Surabaya Segel Kantor Madas
Jumat 16-01-2026,19:56 WIB
Segarkan Birokrasi, Mas Rio Mutasi 26 Pejabat Eselon II Pemkab Situbondo
Jumat 16-01-2026,09:58 WIB
Belajar Manajemen dan Layanan Terbaik, Lembaga Pendidikan Khadijah Kunjungi Senator Lia Istifhama
Terkini
Jumat 16-01-2026,20:05 WIB
Polres Ngawi Gelar Jumat Berkah, Bagikan Nasi kepada Masyarakat
Jumat 16-01-2026,19:56 WIB
Segarkan Birokrasi, Mas Rio Mutasi 26 Pejabat Eselon II Pemkab Situbondo
Jumat 16-01-2026,19:49 WIB
Kapolres Ngawi Terima Kunjungan Silaturahmi Kajari Ngawi
Jumat 16-01-2026,19:41 WIB
Polisi Ngawi Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Pitu
Jumat 16-01-2026,19:35 WIB