Terinspirasi Program Pemerintah, PDIP Surabaya Sebar 9.000 Paket MBG Sembako untuk Warga Prasejahtera
Anggota DPC PDI Perjuangan Surabaya saat membagikan paket "MBG" sembako kepada para pemulung di kawasan Keputih Tegal Timur sebagai wujud kepedulian sosial di bulan Ramadan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya bergerak masif meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Melalui inisiatif bertajuk MBG atau Memberi Bingkisan Gratis, ribuan paket sembako disalurkan kepada para pemulung dan warga kurang mampu di berbagai pelosok kota.
Salah satu aksi penyaluran tersebut menyasar kawasan Keputih Tegal Timur, Selasa 10 Maret 2026. Di lokasi ini, puluhan pemulung mendapatkan paket bahan pokok yang diserahkan langsung oleh jajaran pengurus partai.
BACA JUGA:Peringati Nuzulul Quran, PDIP Surabaya Bagikan Ribuan Bingkisan untuk Duafa dan Anak Yatim

Mini Kidi Wipes.--
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, menjelaskan bahwa pemilihan istilah "MBG" merupakan plesetan kreatif yang terinspirasi dari program makanan bergizi gratis milik pemerintah. Namun, alih-alih makanan siap saji, pihaknya memilih membagikan sembako agar manfaatnya lebih tahan lama bagi rumah tangga.
“Isinya sembako lengkap. Kami namakan MBG karena barangnya tidak mudah basi dan bisa dimasak setiap hari oleh ibu-ibu di rumah sesuai selera masing-masing,” ujar pria yang akrab disapa Cak Ji tersebut.
Selama Ramadan tahun ini, PDI Perjuangan Surabaya telah menyiapkan total 9.000 paket MBG. Selain menyasar pemulung di Keputih, bantuan juga telah mengalir ke wilayah Semut Kalimir, para janda di Simokerto, hingga penjaga palang pintu perlintasan kereta api yang kerap terlupakan.

Gempur Rokok Ilegal.--
Cak Ji mengakui bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini tengah diuji dengan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok. Oleh sebab itu, program ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi agar warga prasejahtera tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
“Tujuannya jelas untuk meringankan beban ibu-ibu rumah tangga. Minimal pengeluaran belanja mereka berkurang karena stok dapur sudah terisi. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa merayakan Lebaran dan berkumpul bersama keluarga di tengah situasi dunia yang sedang berguncang,” pungkas Cak Ji.(rio)
Sumber:




