Berkunjung ke Surabaya, Kapolri Ajak Serikat Pekerja Jaga Persatuan Hadapi Situasi Global
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea di Surabaya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, melakukan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama jajaran serikat pekerja di Kantor Sekretariat KSPSI DPD Jawa Timur, Jalan Raya Candi Lontar, Surabaya pada Selasa 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Agenda ini menjadi bagian dari silaturahmi Kamtibmas sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan kalangan pekerja.

Mini Kidi Wipes.--
Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan dari DPD KSPSI Jawa Timur. Polisi nomor satu di Indonesia itu juga mengucap selamat atas peresmian kantor milik organisasi pekerja di Jawa Timur yang memilik anggota sebanyak 1,1 juta tersebut.
"Saya tentunya mengucapkan terima kasih atas undangan dari DPD KSPSI untuk menghadiri silaturahmi Kamtibmas ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada DPD KSPSI Jawa Timur yang telah kembali memiliki kantor yang ke depan diharapkan menjadi salah satu kantor terbesar bagi jajaran serikat buruh," katanya.
BACA JUGA:Zoom Bersama Kapolri, Wakapolres Kediri Kota Tanam Jagung di Burengan
Menurut Sigit, keberadaan organisasi pekerja yang solid menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas nasional. Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak seluruh elemen buruh untuk tetap waspada dan bersatu menghadapi situasi global yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi nasional, termasuk meningkatnya harga minyak dunia.
"Kita lihat harga minyak terus meningkat dan tentunya implikasinya akan berdampak pada situasi ekonomi dalam negeri Oleh karena itu, tentunya dalam menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat, dan teman-teman buruh, kita semua harus solid," jelasnya.
Sigit menerangkan bawa pemerintah saat ini terus melakukan berbagai upaya, mulai dari diplomasi perdamaian hingga mendorong swasembada pangan dan energi agar Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri. Sebab, Indonesia pernah menghadapi masa sulit, yaitu saat pandemi COVID-19.
BACA JUGA:Kapolri Mutasi 54 Pamen dan Pati, Brigjenpol Totok Suharyanto Dipromosikan Kakortastipikor
"Indonesia sempat terpuruk kondisi ekonominya, kita pernah minus. Namun dengan semangat bersama, kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita dapat tumbuh kembali," tegasnya.
Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga agar berbagai tantangan yang muncul di masa depan dapat dihadapi bersama. Selain itu, Sigit menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain.
"Dengan iklim investasi yang baik dan kualitas SDM yang terus meningkat, kita dapat menarik lebih banyak investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Sumber:




