26 Terapis Kesehatan Ikuti Pelatihan Penanganan Saraf Kejepit di Kota Malang
Peserta pelatihan terapis kesehatan usai mengikuti pelatihan penanganan saraf kejepit di Kota Malang.-Rahmad Hidayat-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebanyak 26 terapis kesehatan mengikuti pelatihan teknik penanganan saraf kejepit yang dipandu Shifu Bayu Saputro, pendiri Javrel, dalam kegiatan yang digelar di Jalan Taman Borobudur Selatan, Kota Malang, Senin 9 Maret 2026.
BACA JUGA:Ngantuk saat Bekerja? Stimulasi Titik Saraf Ini Bisa Usir Kantuk Cepat
Kegiatan yang berlangsung pada bulan Ramadan tersebut bertujuan menyatukan pendekatan kesehatan berbasis tradisi dengan perkembangan teknologi pengobatan modern.

Mini Kidi Wipes.--
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat menambah wawasan mengenai metode penanganan saraf kejepit yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
"Terjadinya saraf kejepit tidak hanya karena faktor fisik semata," ujar Shifu Bayu Saputro saat memberikan materi kepada para peserta.
Ia menjelaskan salah satu penyebab utama masalah tersebut adalah defisiensi yin hati dan ginjal.
BACA JUGA:Dianggap Sepele, Ini Kebiasaan yang Bisa Picu Saraf Kejepit pada Remaja
Menurutnya, kedua organ tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tendon dan otot agar tidak mengalami kekakuan maupun kelemahan.
“Dua organ penting yang perlu diperhatikan agar tendon dan otot tidak mengalami kekakuan atau kelemahan,” sebutnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta juga diperkenalkan teknik krek yang menjadi salah satu metode penanganan saraf kejepit.
Berbeda dengan anggapan umum yang menganggap teknik tersebut dilakukan secara kasar, metode yang diajarkan justru dilakukan dengan pendekatan lembut.
Salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesan dengan metode yang diajarkan dalam pelatihan tersebut.
"Penanganan Shifu Bayu dengan krek dan traksi benar-benar lembut, jauh berbeda dari apa yang pernah saya alami dari pemateri lain," ujarnya.
Sumber:




