Arif Fathoni Raih Penghargaan Politisi Muda Inspiratif PWI Jatim

Selasa 29-04-2025,11:10 WIB
Reporter : Sujatmiko
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Arif Fathoni, politisi muda Surabaya dari Partai Golkar, mendedikasikan penghargaan yang diraihnya sebagai Politisi Muda Inspiratif dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur semalam, untuk para seniornya di Partai Golkar. 

Toni—sapaan akrab Arif Fathoni—mengaku jika seniornya di Partai Golkar ini yang telah membimbing perjalanan politiknya. Mereka adalah Adies Kadir, Sarmuji, dan Blegur Prijanggono. Menurutnya, tanpa arahan dan dukungan dari mereka, ia tak akan sampai pada titik ini.

BACA JUGA:Sambang Warkop, Arif Fathoni Diwaduli BUMK Gunung Anyar Soal Penggusuran


Mini Kidi--

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Kanda Adies Kadir, Kanda Sarmuji, dan Kanda Blegur Prijanggono yang telah membimbing saya menapaki anak tangga politik di Partai Golkar,” tegas mantan Ketua Komisi A DPRD Surabaya periode 2019-2024 ini.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya ini melanjutkan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan konsistensi Arif Fathoni dalam membangun politik yang dinamis, inklusif, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses politik di Kota Surabaya.

Fathoni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menganggap penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga dorongan moral untuk terus memberikan kontribusi positif dalam dunia politik.

BACA JUGA:Arif Fathoni Sebut Penundaan RS Surabaya Selatan Bukan Solusi, Pemerataan Layanan Kesehatan Hak Warga

“Kami berterima kasih atas apresiasi dari PWI Jatim. Ini menjadi penyemangat untuk terus bergerak di jalur politik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar politisi berlatarbelakang jurnalis ini, Senin malam, 28 April 2025, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Bagi Toni, penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus melayani masyarakat melalui kerja-kerja politik kemanusiaan, serta menggelorakan semangat “politik asyik” di Surabaya dan Jawa Timur.

Ia berharap konsep politik yang cair, menyenangkan, dan inklusif ini bisa menarik lebih banyak anak muda untuk aktif dalam dunia politik. Menurutnya, jika politik diisi oleh generasi muda, maka ruang politik akan menjadi lebih menggembirakan dan produktif.

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi Lewat Sambang Warkop, Arif Fathoni Dengar Keluhan Lapangan Sepak Bola

Dengan keterlibatan aktif anak muda, Ketua Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Surabaya ini optimistis bahwa kualitas demokrasi akan terus meningkat.

“Penghargaan ini memantik semangat saya untuk terus menggelorakan politik asyik di Surabaya dan Jawa Timur, agar partisipasi warga—khususnya generasi muda—semakin meningkat, dan mereka bisa menjadi subjek penting dalam pembangunan demokrasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Toni menegaskan bahwa politik harus menjadi jembatan pengabdian kepada masyarakat. Ia meyakini bahwa seorang politisi harus menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi sesama.

Kategori :