BACA JUGA:Pemkab Jombang Sosialisasikan Bahaya Rokok Ilegal kepada Masyarakat
Sedangkan untuk proyek rekonstruksi jalan, Bayu mengungkapkan merupakan proyek perbaikan jalan yang paling berat, sehingga memakan anggaran cukup banyak. Karena perbaikan jalan ini biasanya dilakukan dengan membangun ulang atau mengubah konstruksi jalan.
"Misalnya, yang semula jalan aspal dan kondisinya sudah rusak berat, maka akan kita ubah konstruksinya jadi rabat beton," ungkapnya.
Menurut Bayu, terhitung hingga bulan Maret 2025, ada 5 proyek perbaikan jalan yang telah dilaksanakan. Beberapa di antaranya bahkan telah rampung, seperti Mojoduwur - Mojowarno dan Blimbing - Gudo.
"Untuk tiga lainnya masih 'on progress'. Sementara sisanya masih akan masuk tahap lelang," pungkasnya. (yus)