selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Polsek Rungkut dan Tiga Pilar Surabaya Kawal Program MBG Demi Kondusivitas Wilayah

Polsek Rungkut dan Tiga Pilar Surabaya Kawal Program MBG Demi Kondusivitas Wilayah

Camat Rungkut Maskur memimpin rapat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Rungkut Surabaya.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Muspika Tiga Pilar Kecamatan Rungkut menggelar rapat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Aula Kantor Kecamatan Rungkut untuk memastikan program nasional berjalan tepat sasaran dan minim kendala, Jumat 6 Maret 2026.

Rapat tersebut dipimpin Camat Rungkut Maskur dan dihadiri Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso, Danramil 0830-11/Rungkut Mayor Inf Sumarji, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, para lurah, pihak sekolah, serta pimpinan yayasan pengelola Satuan Pelayanan Persiapan Gizi.


Mini Kidi Wipes.--

Dalam arahannya, Camat Rungkut menekankan pentingnya peran tiga pilar sebagai pengawas dan pengarah dalam pelaksanaan program di wilayahnya.

Hal ini disampaikan sebagai respons atas beberapa komplain masyarakat terkait standar kualitas menu dan durasi distribusi makanan di sekolah yang dinilai mengganggu waktu belajar siswa.

BACA JUGA:Jaga Kondusivitas, Polsek Rungkut Intensifkan Patroli Dialogis di Pondok Nirwana

“Kita duduk bersama di sini untuk mencari solusi. Jangan sampai permasalahan teknis kecil di lapangan tidak tertangani dan menjadi viral yang dapat mengganggu keberlangsungan program nasional ini,” tegas Maskur.

Sementara itu, Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso menekankan pentingnya keterbukaan data dan koordinasi sejak awal antara pengelola dapur MBG dengan aparat keamanan di tingkat bawah.


Gempur Rokok Illegal--

“Kami mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini. Namun, saya meminta kepada seluruh mitra SPPG agar kooperatif dalam memberikan data operasional. Sejak awal rencana pembangunan dapur MBG, Bhabinkamtibmas harus dilibatkan untuk sosialisasi kepada warga guna meminimalisir polemik atau opini negatif yang berkembang,” ujarnya. (mtr)

Sumber:

Berita Terkait