selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Selasih dan Cincau

Selasih dan Cincau

Minuman sehat berbuka puasa dengan selasih dan cincau hijau, membantu kelancaran pencernaan.-Ilustrasi (sumber foto: AI)-

Minuman dingin dan menyegarkan tetap menjadi sasaran saat berbuka puasa. Rasa haus setelah 12 jam berpuasa membuat anjuran untuk memulai berbuka dengan minuman hangat terabaikan. Pertanyaannya, apakah Minuman dingin aman untuk “membangunkan” usus yang berada dalam keadaan istirahat total ? 

BACA JUGA:Rileks dengan Aromaterapi

Ulasan ilmiah mengkhawatirkan minuman dingin dapat menyebabkan kram otot saluran cerna, yang cepat atau lambat pasti menyebabkan kerusakan otot polos usus. 

BACA JUGA:Ayo Lawan Flu

Sementara, otot itu berperan menyelenggarakan gerakan peristaltik untuk menghantarkan makanan dari rongga mulut menuju rangkaian usus. Kram otot berpotensi menyebabkan gangguan, seperti diare dan GERD, yaitu berbaliknya asam lambung ke kerongkongan. 

BACA JUGA:Yuk Makan Pisang

Ada jalan keluar yang dapat dipilih agar minuman dingin saat berbuka puasa tidak menyebabkan gangguan fungsi saluran cerna. Yaitu dengan menambahkan biji selasih dan daun cincau hijau ke dalam minuman dingin. Kandungan kedua bahan alam itu ditengarai berperan dalam menjaga kelancaran kerja saluran cerna.

BACA JUGA:Manisnya Madu Asli

Selasih adalah biji yang sudah dikenal dan biasa ditambahkan ke dalam minuman sirup gula. Padat nutrisi, biji ini kaya kandungan serat yang menjaga kelancaran kerja saluran cerna. 

BACA JUGA:Lanjut Usia Boleh Berpuasa?

Caranya cukup dengan merendam 1-2 sendok teh biji kedalam segelas air selama 10-15 menit hingga membengkak menjadi bentukan serupa gelatin. 

BACA JUGA:Sup Lentil Ramah Pencernaan

Minum rendaman biji itu ternyata menciptakan rasa kenyang lebih lama di lambung, yang tentu membantu ketahanan saat berpuasa. 

BACA JUGA:Menjaga Kesehatan Mulut dengan Siwak

Sumber: