Apakah Menonton Video Mukbang saat Puasa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya
Konten mukbang. (sumber foto: pinterest)--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menurut ilmu fiqih dalam agama Islam, beberapa hal yang termasuk dalam kategori pembatal puasa adalah masuknya sesuatu ke dalam tubuh dengan sengaja seperti makan, minum, serta perbuatan lain yang telah ditentukan oleh syariat.
BACA JUGA:Selain Kurma, Ini Sederet Makanan Sehat yang Disebut dalam Al-Qur'an
Puasa akan tetap dianggap sah selama seseorang tidak makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang secara jelas membatalkan puasa.

Mini Kidi Wipes.--
Selain menahan diri untuk tidak makan dan minum, kualitas puasa yang baik juga diukur dari seberapa baik diri seseorang mengendalikan hawa nafsu seperti menjaga pandangan, ucapan, dan berperilaku selama berpuasa.
BACA JUGA:Ramadan di Depan Mata, Pilih Makanan Ini agar Kenyang Tahan Lama
Menonton video mukbang atau video konten makan tidak termasuk dalam kategori pembatal puasa.
Namun kegiatan ini memicu hawa nafsu seseorang untuk membatalkan puasa. Karena dengan menonton video makanan lezat dengan porsi besar, ditambah melihat bagaimana nikmatnya seseorang menyantap makanan bisa memicu rasa lapar menimbulkan hasrat ingin makan di tengah keadaan perut kosong saat berpuasa.
Dengan demikian, tindakan menonton video mukbang saat puasa tidak membatalkan puasa, namun termasuk dalam kegiatan yang bersifat makruh, yaitu kegiatan yang dianjurkan untuk tidak dilakukan karena kegiatan ini hanya perbuatan yang sia-sia, tidak bermanfaat, serta dapat mengganggu fokus ibadah dan memunculkan hawa nafsu.
BACA JUGA:Waspada Makanan Panas dalam Kemasan Plastik, Picu Dampak Buruk Kesehatan
Meski tidak membatalkan puasa, hal ini dapat mengurangi pahala atau fadilah berpuasa karena pada dasarnya berpuasa memiliki tujuan untuk menahan diri dari hawa nafsu sedangkan menonton video mukbang dapat memicu rasa lapar dan keinginan untuk makan yang membuat seseorang tidak fokus beribadah menjalankan puasa.

Gempur Rokok Illegal--
Jadi selama bulan Ramadan, alangkah baiknya mengisi waktu senggang dengan kegiatan yang bermanfaat dan dapat menambah pahala berpuasa seperti membaca Alquran, berzikir, bersedekah, atau menonton/mengikuti kajian. (Mg/Fitria Nafa)
Sumber:




