HPN 2026

Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026, Wujudkan Ekosistem Vokasi Modern di Surabaya

Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026, Wujudkan Ekosistem Vokasi Modern di Surabaya

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono bersama Kadindik Jatim Aries Agung meninjau pameran SMK Hebat Jatim 2026.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menggelar Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya sebagai penguatan ekosistem vokasi modern berbasis industri, Kamis 12 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung 12–14 Februari 2026 itu diikuti 269 SMK negeri dan swasta se-Jawa Timur. Acara dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono didampingi Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai.


Mini Kidi--

Dalam sambutannya, Adhy menegaskan bahwa Expo & Expose 2026 bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari ekosistem pendidikan yang terhubung langsung dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ekosistem. Karya anak-anak SMK didekatkan langsung dengan pasar dan industri (DUDI). Di sini terjadi business matching dan job matching, sehingga kompetensi siswa benar-benar diuji melalui dampak dan penerimaan pasar,” ujar Adhy.

BACA JUGA:Tekan Pengangguran Sarjana, Lulusan Unesa Langsung Terima Ijazah Usai Wisuda

Menurutnya, lulusan SMK kini tidak hanya berorientasi mencari kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja melalui penguatan jiwa kewirausahaan. Jawa Timur pun disebut sebagai provinsi terinovatif berkat kontribusi sektor pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan kegiatan tersebut merupakan implementasi visi Jatim Cerdas – Pendidikan Berdampak.

“SMK hari ini tidak hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan talenta, inovator, dan technopreneur. Expo ini adalah bukti bahwa SMK Jawa Timur siap menjadi tulang punggung ekonomi daerah maupun nasional,” tegas Aries.

BACA JUGA:Berawal dari Hobi Mendaki, Mahasiswa Teknik Elektro Untag Surabaya Ciptakan Alat Deteksi Kualitas Air Pintar

Ratusan karya inovasi dipamerkan dalam 10 bidang keahlian strategis, mulai Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Energi dan Pertambangan, Teknologi Informasi dan Ekonomi Kreatif, hingga Kemaritiman, Agribisnis, Pariwisata, dan Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Dindik Jatim juga menyerahkan Innovative Government Award (IGA) kepada 162 insan pendidikan berprestasi serta 17 Sertifikat Hak Cipta Inovasi Pendidikan sebagai bentuk perlindungan karya intelektual.

Selain pameran produk, kegiatan diisi workshop, talkshow, fashion show, serta sesi buyer meet seller yang mempertemukan inovator muda dengan calon pembeli. Rangkaian acara dijadwalkan ditutup Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 14 Februari 2026. (bin)

Sumber: