HPN 2026

Sakermania Datangi DPRD Pasuruan, Manajer Persekabpas Tegaskan Klub Tidak Dijual

Sakermania Datangi DPRD Pasuruan, Manajer Persekabpas Tegaskan Klub Tidak Dijual

Sakermania audiensi di DPRD Pasuruan bersama Manajer Persekabpas Gaung Andaka Ranggi.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Puluhan suporter Persekabpas yang tergabung dalam Sakermania mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk meminta kejelasan isu penjualan klub dan kemungkinan perpindahan kepemilikan, Rabu 11 Februari 2026.

Kedatangan mereka diterima sejumlah anggota dewan. Hadir pula Manajer Persekabpas, Gaung Andaka Ranggi, yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.


Mini Kidi--

Dalam audiensi tersebut, Gaung menanggapi kegelisahan suporter terkait masa depan klub. Ia menegaskan kondisi internal manajemen saat ini stabil dan koordinasi dengan pemerintah tetap berjalan harmonis.

Menanggapi rumor adanya keretakan komunikasi dengan jajaran pemerintahan, Gaung membantah kabar tersebut. Menurutnya, manajemen selalu menjalin sinergi, terutama dengan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA:Geger Tunggakan BPJS Mandiri di Pasuruan, Pemkab Cari Solusi Pembiayaan

“Kalau dibilang tidak ada komunikasi, saya rasa tidak begitu. Kami selalu berkoordinasi dengan Ketua DPRD. Apalagi saya sendiri juga bagian dari pemerintahan. Jadi komunikasi itu pasti ada,” ujarnya.

GAung menyadari adanya aspirasi suporter yang menginginkan perubahan. Menurutnya, manajemen terbuka apabila ada pihak lain yang ingin membawa Persekabpas lebih maju pada musim depan.

“Kalau memang ada orang lain yang ingin memegang posisi manajer di musim depan, silakan. Tapi kalau bicara soal mengambil alih saham atau kepemilikan, ada mekanisme yang harus dijalani. Mari kita duduk bersama dan bicarakan baik-baik,” tambahnya.

BACA JUGA:Nenek Usia 94 Tahun di Pasuruan Lolos Istitha’ah dan Berangkat Haji 2026

Menutup keterangannya, Gaung memastikan status kepemilikan Persekabpas tidak perlu diperdebatkan. Ia menegaskan klub tetap menjadi identitas kolektif masyarakat Kabupaten Pasuruan di bawah naungan PSSI setempat.

“Persekabpas ini tidak sedang dijual. Klub ini tetap milik warga Pasuruan dan klub internal PSSI Kabupaten Pasuruan. Harapan saya, semua yang cinta Persekabpas mari bergandengan tangan untuk kemajuan tim,” pungkasnya. (kd/mh)

 
 

Sumber: