Kursi Sekda Kabupaten Madiun Masih Tak Bertuan, Pendaftar Masih 'Nol Besar'
Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban.-Juremi-
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sepekan pasca dibukanya pendaftaran seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, antusiasme pelamar tampak masih jalan di tempat.
BACA JUGA:Seleksi Sekda Madiun Dibuka, Empat Pejabat Internal Diprediksi Bakal Bersaing
Hingga Selasa 20 Januari 2026, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mencatat belum ada satu pun berkas pendaftaran yang mendarat di meja panitia.

Mini Kidi--
Kepala BKPSDM Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengonfirmasi kondisi "adem ayem" ini. Menurutnya, meski pengumuman sudah disebar luas, belum ada figur yang berani mengambil langkah formal untuk memperebutkan kursi puncak birokrasi di Kabupaten Madiun tersebut.
BACA JUGA:SPPG Assalam Diduga Cemari Sawah, Pemkab Madiun Siapkan Evaluasi Total
"Yang mendaftar resmi, mengirim formulir dan persyaratan, sampai saat ini masih nihil pelamar," tegas Heru saat dikonfirmasi.
BACA JUGA:Kursi Empuk Pimpinan OPD Pemkab Madiun Kosong, Seleksi Pejabat Dibuka
Meski data pendaftar masih kosong, Heru mengungkapkan ada pergerakan di ranah digital. Terdeteksi sekitar lima pejabat yang mulai memantau laman pendaftaran. Namun, langkah mereka baru sebatas mengecek informasi dan persyaratan, belum menyentuh tahap submisi dokumen.
BACA JUGA:Keracunan Massal MBG 'Nasi Goreng': Pemkab Madiun Tunggu Hasil Uji Lab
"Mereka baru sebatas membuka website. Kami belum berani memastikan apakah mereka serius akan bertarung atau hanya sekadar melihat-lihat data saja," imbuhnya.
BACA JUGA:Pemkab Madiun Siaga Bencana 2025, Delapan Kecamatan Masuk Zona Prioritas
Pihak BKPSDM mengaku telah melakukan sosialisasi masif, mulai dari pengumuman di media massa hingga koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat kabupaten maupun provinsi. Heru berharap, sebelum pendaftaran ditutup pada 28 Januari mendatang pukul 15.15 WIB, kuota minimal pendaftar dapat terpenuhi.
BACA JUGA:Perombakan Pejabat Pemkab Madiun, Dua Alumni STPDN Jadi Staf Ahli, Satu Pejabat di Pos Strategis
Sumber:
