Hari Raya Idulfitri 1447 H

Untag Surabaya Terjunkan Relawan Mahasiswa Kawal Mudik Lebaran 2026

Untag Surabaya Terjunkan Relawan Mahasiswa Kawal Mudik Lebaran 2026

Sebanyak 17 mahasiswa diterjunkan untuk membantu masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengambil langkah progresif dengan meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sukarelawan mudik, Senin, 16 Maret 2026.

Program ini memfokuskan energi mahasiswa untuk memberikan bantuan langsung di berbagai titik krusial transportasi guna memastikan kenyamanan masyarakat yang pulang kampung.

BACA JUGA:Menebar Berkah Ramadan, Untag Surabaya Rangkul Ratusan Anak Yatim Piatu Dalam Hangatnya Buka Bersama


Mini Kidi Wipes.--

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J Subekti, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan manifestasi dari budaya organisasi Pertiwi (Patriotisme, Etika Profesi, Ramah Lingkungan, Transparansi, Toleransi, Integritas, Wawasan Global, dan Inovasi).

“Inovasi ini yang harus dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan akademik. KKN adalah salah satu mata kuliah yang harus menghadirkan hal baru bagi masyarakat,” ujar Subekti.


Gempur Rokok Ilegal.--

Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi penenang di tengah hiruk-pikuk arus mudik. “Masyarakat yang mudik biasanya serba terburu-buru dan panik. Di situlah mahasiswa Untag hadir untuk membantu mereka,” imbuhnya.

BACA JUGA:Sambut Idulfitri 2026, Untag Surabaya Fasilitasi Antar Mudik Gratis bagi Mahasiswa dan Warga

Sebanyak 17 mahasiswa terpilih akan bertugas selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran (16–27 Maret 2026). Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menjelaskan bahwa para relawan akan disebar di lokasi-lokasi vital seperti stasiun, terminal, hingga pos pengamanan resmi.

“Kami menempatkan relawan di stasiun, terminal Surabaya, serta beberapa pos pengamanan yang ditunjuk oleh instansi terkait,” jelas Harjo.

BACA JUGA:Gelar Wisuda ke-132, Untag Surabaya Wujudkan Lulusan Berakar Lokal yang Siap Guncang Global

Sebagai apresiasi atas dedikasi mereka, aktivitas ini akan dikonversikan menjadi nilai mata kuliah KKN. Harjo menekankan bahwa mahasiswa wajib memenuhi minimal 144 jam aktivitas lapangan untuk memenuhi standar konversi tersebut.

“Ini bentuk empati dan respons kami terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas manfaat kehadiran Untag Surabaya dalam pengabdian masyarakat,” tuturnya.

Sumber:

Berita Terkait