Kolak, Energi Manis saat Berbuka Puasa
Kolak pisang dan ubi menjadi salah satu menu takjil favorit saat Ramadan karena kaya energi dan nutrisi untuk tubuh.-(sumber foto: AI)-
Kolak adalah hidangan khas di Bulan Puasa Ramadan. Aneka bahan dasarnya antara lain pisang, ubi kayu, ubi jalar, kacang hijau, kolang kaling, yang dimasak dan dihidangkan dalam santan kelapa.
BACA JUGA:Pilih Gula yang Mana
Bukan hanya lezat, kolak kaya zat bergizi dan sumber energi cepat saat berbuka puasa. Pisang dan ubi jalar misalnya, mengandung karbohidrat dan gula alamiah yang menjadi sumber pengganti energi yang sudah dipakai saat berpuasa.
BACA JUGA:Buah Mentimun yang Mendinginkan
Kandungan seratnya membantu pengaturan penyerapan di usus, sehingga kadar gula darah tidak melonjak naik secara cepat. Naik dan turunnya kadar gula darah yang terlalu cepat sangat berbahaya bagi fungsi organ tubuh, seperti jantung dan ginjal.
BACA JUGA:Disiplin Kunci Sehat
Serat membuat lebih cepat merasa kenyang sehingga porsi makan kolak pun tidak berlebih. Ada vitamin dan mineral, termasuk kalium, yang penting untuk mendukung fungsi otot, kelancaran lalu lintas sinyal pada sistem saraf, dan menjaga kesehatan jantung.
BACA JUGA:Cerita Seputar Telur
Ubi jalar adalah sumber betakaroten untuk penguatan sistem imun, dan sebagai prekursor vitamin A untuk kesehatan mata.
BACA JUGA:Ayo Makan Telur
Ada juga vitamin C dan B untuk kelancaran proses metabolisme tubuh. Kacang hijau memang adalah sumber protein nabati, serat, dan mineral, termasuk zat besi dan folat.
BACA JUGA:Aromaterapi untuk Berkonsentrasi
Walau tidak sesempurna protein hewani, protein nabati bisa melengkapi kebutuhan tubuh kita. Kecukupan protein diperlukan untuk mengantisipasi kerusakan pada jaringan tubuh dan mendukung kesehatan otot. Zat besi perlu untuk pembentukan sel darah merah, sementara serat berperan pada pengaturan kadar kolesterol.
Santan Kelapa
Sumber:





