Hari Raya Idulfitri 1447 H

Kolak, Energi Manis saat Berbuka Puasa

Kolak, Energi Manis saat Berbuka Puasa

Kolak pisang dan ubi menjadi salah satu menu takjil favorit saat Ramadan karena kaya energi dan nutrisi untuk tubuh.-(sumber foto: AI)-

Harus diakui santan kelapa adalah kunci utama kelezatan kolak. Santan memberikan tekstur “creamy” dan aroma khas yang tidak mudah digantikan bahan lain. Kandungan asam lemak jenuh santan acapkali menimbulkan kekhawatiran penyebab peningkatan kadar kolesterol darah. 

BACA JUGA:Sahur dengan Mi Instan

Karena itu berbagai bahan telah dicoba menggantikan santan kelapa, seperti susu tanpa lemak, krimer, fibercreme, yang memang membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun,  semua bahan itu belum ada yang dapat menggantikan aroma khas santan kelapa. 

BACA JUGA:Selasih dan Cincau

Karena itu, tidak perlu diganti. Kendalikan saja kadar kolesterol dengan  cara memasak kolak secara benar, yaitu merebus bahan  dalam  santan encer terlebih dahulu sampai lunak diatas api kecil. Tambahkan sedikit santan kental pada tahap akhir proses memasak. Jangan berlebih. 

BACA JUGA:Ayo Lawan Flu

Atau, membuat tekstur “creamy” santan dengan cara merebus bahan kolak sampai lunak. Ambil sedikit bahan itu, hancurkan, dan rebus kembali, tambahkan santan encer pada tahap akhir proses memasak. Selamat mencoba. (Dari berbagai sumber). (*)

Sumber: