Peluang CAGR Dana Haji Dua Digit Ditanya Lia Istifhama, Ini Penjelasan BPKH
Lia Istifhama.-Alif Bintang-
JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menanyakan peluang peningkatan compound annual growth rate (CAGR) dana haji agar dapat menembus dua digit dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Gedung DPD RI, Jakarta.
BACA JUGA:Wajah Baru Hukum Aborsi di KUHP: Lebih Humanis, Lindungi Korban, dan Pesan Ning Lia untuk Gen Z
Pertanyaan tersebut disampaikan Lia setelah mencermati capaian CAGR dana haji sebesar 6,58 persen. Menurutnya, angka tersebut dapat dikategorikan cukup aman dan positif, namun belum masuk dalam klasifikasi kinerja investasi yang kuat karena belum mencapai kisaran 10 persen.

Mini Kidi--
“Yang ingin kami dalami, sejauh mana potensi CAGR ini bisa ditingkatkan ke dua digit, serta apa saja kendala yang membuatnya belum tercapai,” ujar Lia dalam forum RDP, Rabu 21 Januari 2025.
BACA JUGA:Desak Reformasi DBHCHT, Senator Lia: Jangan Biarkan Daerah Penghasil Hanya Jadi Penonton
Lia mempertanyakan apakah keterbatasan tersebut disebabkan oleh iklim investasi, keterbatasan pengelolaan sektor-sektor produktif, atau karena penerapan prinsip kehati-hatian (prudential principle) yang membatasi ruang ekspansi investasi dana haji.
BACA JUGA:Rumah Desa Hebat Rayakan Harlah Ke-7 dan Tasyakuran Beasiswa Bersama Senator Lia Istifhama
Menanggapi hal itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH, Arief Mufraini, menjelaskan bahwa secara teori pasar memang menyediakan peluang imbal hasil hingga sekitar 10 persen. Namun, dana haji memiliki karakter khusus sebagai dana umat yang menuntut stabilitas, likuiditas, dan keamanan jangka panjang.
“CAGR 6,58 persen kami pandang sebagai capaian yang aman dan positif. Dana haji bukan dana investasi murni, sehingga tidak seluruh portofolio dapat diarahkan ke instrumen berimbal hasil tinggi,” jelas Arief.
BACA JUGA:Kasus Bullying dan Game Online Kian Mengkhawatirkan, Senator Lia Dorong Orang Tua Bentuk Mental Anak
Ia menambahkan bahwa BPKH Limited saat ini memiliki batas imbal hasil di kisaran 9 persen. Portofolio tersebut masih memerlukan waktu untuk berkembang dan tidak bisa dipaksakan untuk mengejar dua digit tanpa meningkatkan risiko.
Menurut Arief, BPKH secara sadar lebih memilih kualitas investasi dibanding mengejar imbal hasil tinggi. Sebagian dana haji ditempatkan pada deposito perbankan syariah, sementara porsi lainnya dialokasikan ke surat berharga syariah yang relatif stabil, dengan imbal hasil mengikuti dinamika pasar di kisaran 5–6 persen.
Sumber:
