selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Senator Lia Dorong Kuota Beasiswa Kemenag Ditambah

Senator Lia Dorong Kuota Beasiswa Kemenag Ditambah

Lia Istifhama.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Di tengah ramainya perbincangan soal alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berpeluang bekerja di luar negeri, Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama justru mendorong penguatan beasiswa di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).

Menurut Lia, momentum polemik LPDP seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa beasiswa negara adalah investasi jangka panjang untuk kepentingan bangsa. Karena itu, ia berharap kuota beasiswa Kemenag semakin ditingkatkan, khususnya bagi mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Saya berharap Kemenag RI makin meningkatkan kuota beasiswanya. Karena saya pernah merasakan menerima beasiswa sewaktu magister dan bantuan penyelesaian kuliah S3. Sehingga keduanya mengantarkan saya ke jenjang doktoral,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

BACA JUGA:Kajati Jatim Ajak Lia Istifhama Kolaborasi Penyuluhan Hukum untuk Generasi Z


Mini Kidi Wipes.--

Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku pengalaman menerima beasiswa saat S2 dan bantuan penyelesaian pendidikan doktoral menjadi titik penting dalam perjalanan akademiknya.

“Keberkahan yang saya rasakan ini, tentu saya harapkan bisa juga dirasakan orang lain,” tambahnya.

Sebelumnya, Lia juga menegaskan bahwa penerima beasiswa negara, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), seharusnya kembali dan mengabdi di dalam negeri setelah menyelesaikan studi.

“Namun setelah lulus, seharusnya fokus di dalam negeri dengan tujuan mewariskan ilmu dan semangat kepada generasi di bawahnya,” tegasnya.

BACA JUGA:Senator Lia Istifhama Apresiasi Tujuh Pejabat Baru Dilantik, Khofifah Tegaskan Reformasi SDM Berbasis Talenta


Gempur Rokok Illegal--

Ia menilai dana LPDP yang bersumber dari keuangan negara harus kembali memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Ketika impian meraih beasiswa tercapai, maka pulanglah. Dana yang digunakan berasal dari publik, sehingga manfaatnya harus kembali kepada publik,” ujarnya.

Meski demikian, Lia mengakui bahwa pendidikan luar negeri memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa Indonesia menjadi pribadi yang tangguh dan adaptif.

Sumber: