new idulfitri

Remaja Putri Boyolali Kembali Sekolah Lewat Program Sekolah Rakyat

Remaja Putri Boyolali Kembali Sekolah Lewat Program Sekolah Rakyat

Syifa Syafitri mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Sragen.--

SRAGEN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Remaja putri asal Boyolali, Syifa Syafitri, kembali melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat setelah sempat putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi, Jumat 17 April 2026.

Syifa merupakan warga Desa Kayu Lawang, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.


Mini Kidi Wipes.--

Ia terpaksa berhenti sekolah sejak kelas 8 SMP pada tahun ajaran 2024 karena kondisi ekonomi keluarga.

Ayahnya bekerja sebagai pemulung, sementara ibunya berjualan pakaian bekas.

"Saya putus sekolah di tahun ajaran 2024, di kelas 8 menuju semester dua akhir karena ekonomi keluarga saya," jelas Syifa.

BACA JUGA:Sempat Viral Pelajar SD Terpencil di Sulteng Berenang ke Sekolah, Kini Jembatan Dibangun

Setelah tidak melanjutkan pendidikan, Syifa membantu orang tuanya dengan mengurus adik-adik serta membantu ibunya berjualan pakaian bekas.

"Nanti juga pas jualan baju juga sama ibu, berdua terus," tuturnya.

Kini, Syifa kembali bersekolah di SR SMP 78 Sragen melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Ia dapat melanjutkan pendidikan secara gratis dengan berbagai fasilitas pendukung.

Selama mengikuti program tersebut, Syifa memperoleh fasilitas makan gratis tiga kali sehari, kudapan dua kali sehari, asrama, serta perangkat laptop dan ponsel pintar.

"Seragam dan baju tidur serta baju untuk di asrama juga dikasih dari Sekolah Rakyat tanpa dipungut sepeser biaya apapun," jelasnya.

BACA JUGA:MBG Ubah Karakter Siswa Lebih Sehat dan Paham Gizi di Sekolah

Selain itu, ia juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di bidang olahraga, kesenian, dan bahasa.

Menurutnya, program tersebut juga melatih kemandirian dan kedisiplinan.

"Jadi kalau bangun subuh itu sudah enggak dibangunin lagi dari wali asuh dan wali asrama, tapi diri kita sendiri. Terus juga kita cuci baju sendiri," tambahnya.

BACA JUGA:Fasilitas Lengkap Sekolah Rakyat Gagasan Prabowo Bantu Siswa Keluarga Miskin Berani Bermimpi

Ia menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk kembali meraih cita-cita.

"Semoga Bapak Prabowo, Bapak Gibran, dan Bapak-Ibu yang ada di belakang Sekolah Rakyat bisa sehat selalu, panjang umurnya, rezekinya dilancarkan," tutupnya. (–)

Sumber:

Berita Terkait