Kerangka Manusia di Nguling Kabupaten Pasuruan Menyembul ke Permukaan
Kondisi permakaman umum di Desa Nguling Kabupaten Pasuruan pascabanjir bandang.-Muhamad Hidayat-
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kerangka manusia di tempat permakaman umum (TPU) Desa Nguling, Kabupaten Pasuruan, menyembul ke permukaan tanah akibat abrasi sungai pascabanjir bandang, Minggu 18 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Pandean, Desa Nguling, Kecamatan Nguling, setelah debit air sungai yang tinggi menggerus struktur tanah makam.

Mini Kidi--
Letak permakaman yang berada di bibir sungai diduga menjadi penyebab utama ambrolnya sejumlah liang lahat. Selain merendam permukiman warga, luapan air sungai juga mengikis tanah pemakaman hingga menimbulkan retakan parah dan ambles.
BACA JUGA:Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Ribuan Jamaah Hadiri Ziarah Kubro di Makam Serambi Winongan Pasuruan
Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, terlihat beberapa bagian tulang-belulang, termasuk tengkorak manusia, berada di permukaan tanah berlumpur. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga yang mendatangi lokasi untuk memastikan makam keluarga mereka tidak terdampak.
Kepala Desa Nguling Edi Suyitno membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa peristiwa itu murni disebabkan faktor alam.
BACA JUGA:Permohonan Praperadilan Pria Diduga Pembongkar Makam Winongan Ditolak
“Kondisinya karena banjir dengan arus sangat kuat yang menggerus tanah pemakaman sehingga beberapa kuburan lama terbongkar,” ujar Edi.
Ia menambahkan, pemerintah desa bersama warga telah melakukan penanganan dengan mengevakuasi kerangka yang muncul ke permukaan.
BACA JUGA:Tangis Duka Iringi Pemakaman Santri Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny di Wonorejo Pasuruan
“Kerangka-kerangka tersebut sudah dimakamkan kembali oleh warga di tempat yang layak,” pungkasnya.
BACA JUGA:Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pascaperusakan Makam di Winongan
Sumber:
