MEMORANDUM.DISWAY.ID-Chelsea secara resmi mengumumkan perpisahan dengan manajer Enzo Maresca pada Kamis waktu setempat, hanya beberapa hari sebelum laga penting melawan Manchester City di Liga Inggris.
Kebersamaan Maresca dengan The Blues berakhir setelah 18 bulan menangani tim di Stamford Bridge.
Dalam periode tersebut, performa Chelsea menurun dengan hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan Premier League terakhir, yang membuat klub tertahan di peringkat kelima klasemen.
Meski demikian, sumber internal menyebutkan bahwa faktor utama kepergian pelatih asal Italia itu bukan semata hasil di lapangan, melainkan memburuknya hubungan dengan jajaran petinggi klub.
Chelsea menyampaikan kabar tersebut melalui pernyataan singkat, tanpa menyebut Maresca diberhentikan.
BACA JUGA:Arne Slot Kecewa Liverpool Ditahan Leeds Tanpa Gol di Anfield

Mini Kidi--
Klub menegaskan bahwa kedua pihak sepakat perubahan diperlukan demi memberi peluang terbaik bagi tim untuk kembali ke jalur positif.
Dilansir ESPN, manajemen Chelsea mulai resah dengan sikap Maresca yang dinilai semakin terbuka menunjukkan ketidakpuasan terhadap struktur kepemilikan klub.
Situasi itu disebut memicu ketegangan internal yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Pada bulan lalu, Maresca sempat menyebut dirinya mengalami “48 jam terburuk” selama menangani Chelsea, tepat sebelum kemenangan 2-0 atas Everton.
Ia enggan mengungkap detail kejadian tersebut, namun sumber menyebutkan bahwa pernyataan emosional itu berkaitan dengan perbedaan pandangan mengenai rekomendasi medis terkait beban bermain pemain, bukan konflik sesaat di internal tim.
Komentar publik Maresca tersebut bahkan disebut mengejutkan sebagian staf kepelatihan Chelsea. Hingga kini, klub belum mengumumkan siapa yang akan mendampingi tim dari sisi lapangan saat menghadapi Manchester City akhir pekan ini.
Namun, pelatih kepala tim U-21 Chelsea, Calum McFarlane, dijadwalkan hadir dalam konferensi pers pra-pertandingan pada Jumat.
Untuk rencana jangka panjang, Liam Rosenior yang saat ini menangani Strasbourg klub milik konsorsium BlueCo disebut sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Maresca.
Sementara itu, nama pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, dikabarkan tidak masuk dalam radar manajemen Chelsea.
Laga terakhir Maresca bersama Chelsea berakhir imbang 2-2 melawan AFC Bournemouth pada Selasa lalu.
Seusai pertandingan, ia mendapat sorakan tidak puas dari pendukung di Stamford Bridge, terutama setelah keputusannya menarik keluar Cole Palmer.
Maresca juga absen dalam konferensi pers pasca laga dengan alasan kondisi kesehatan.
Enzo Maresca bergabung dengan Chelsea pada Juli 2024 dan langsung mencatatkan prestasi dengan membawa klub finis di peringkat keempat Premier League pada musim debutnya, sekaligus kembali ke Liga Champions.
Ia juga mempersembahkan gelar Liga Conference dan Piala Dunia Klub. Kontraknya sejatinya berlaku hingga 2029, dengan opsi perpanjangan satu musim.
Sumber internal menegaskan bahwa rumor yang mengaitkan Maresca dengan Manchester City hanya sebatas spekulasi, mengingat tidak adanya posisi manajer yang kosong di klub tersebut.