Warga Ponorogo Jadi Korban Longsor Tambang PT Freeport Indonesia di Papua

Warga Ponorogo Jadi Korban Longsor Tambang PT Freeport Indonesia di Papua

Adik korban menunjukkan foto almarhum Wigih Hartono. (Ist)--

PONOROGO, MEMORANDUM.CO.ID - Salah satu korban longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PT. Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dari Kabupaten PONOROGO.

Korban adalah Wigih Hartono (38) warga Dukuh Karang Tengah Kulon, Desa Nambak, Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo.

BACA JUGA:KPP Pratama Ponorogo Sita Alsintan Pengusaha Penunggak Pajak


Mini Kidi--

Korban bekerja sebagai teknisi listrik di tambang PT. Freeport Indonesia itu sejak tahun 2018-2019.

"Sudah enam sampai tujuh tahunan disana. Pulangnya sering, ya minimal setahun dua kali pulang," kata adik korban, Imam Arif, Minggu 21 September 2025.

Diungkapkan Imam, pihak keluarga mendapat kabar sejak Senin, 8 September lalu. Kemudian tiga orang perwakilan keluarga diberangkatkan menuju Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

BACA JUGA:Puluhan Anak Usia Sekolah di Ponorogo Ajukan Nikah Dini

"Pihak keluarga yang diberangkatkan dari sini oleh pihak freeport itu tiga. Istrinya, tapi wajib ada pendamping dua, itu pas tanggal 12 September ," ujarnya.

Sebelum mendapatkan kabar pasti terkait nasib Wigih Hartono, keluarga sangat berharap ada keajaiban sehingga korban bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

"Waktu itu kita berharapnya ketemu dengan selamat, tapi setelah satu minggu lebih ya kita berharapnya ketemu saja sama pasrah." tutur adik korban.

BACA JUGA:Ratusan Calon PPPK Ponorogo Teken Kontrak Kerja

Wigih Hartono sendiri berasal dari Kabupaten Tulungagung, menikah dengan Jarmini warga Desa Nambak, Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo. 

"Diketahui meninggal Sabtu pagi jam 10.00-an. Jenazah sudah sampai, pemakaman hari ini tanggal 21 September, " ungkap Mahmudi, Kepala Dusun Karang Tengah Kulon.

Sumber: