Seleksi Sekda Surabaya Digelar, DPRD Harap Figur Terpilih Paham Arah Pembangunan

Seleksi Sekda Surabaya Digelar, DPRD Harap Figur Terpilih Paham Arah Pembangunan

Seleksi Sekda Surabaya yang disiarkan langsung platform YouTube. --

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) pada Jumat (1/8/2025). Proses seleksi yang diikuti empat pejabat eselon II ini disiarkan secara langsung melalui platform YouTube untuk menjaga transparansi.

Keempat kandidat yang bersaing untuk posisi tertinggi di birokrasi Pemkot Surabaya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dedik Irianto, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Lilik Arijanto.


Mini Kidi--

Dua nama lainnya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Eddy Christijanto, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rachmad Basari.

Dalam kesempatan itu para kandidat diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana kinerja dalam mengikuti seleksi pengisian jabatan Sekda Surabaya.

BACA JUGA:Empat Kepala Dinas Berebut Kursi Sekda Surabaya, Disiarkan Live di YouTube

Dalam kesempatan itu, Lilik Arijanto mengusung tema kolaborasi erat dan sinergi kuat bersama pemangku kepentingan mengawal transformasi Kota Surabaya menuju kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan.

"Di awal misi Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) yang pertama judulnya Gotong Royong, dimana gotong royong ini sudah terbentuk. Dimana Pak Wali menginginkan bahwa garda terdepan pelayanan pemerintah kota ini ada di tingkat kelurahan dan kecamatan," kata Lilik memaparkan di depan tim penguji.

Menanggapi proses seleksi ini, kalangan DPRD Kota Surabaya menaruh harapan besar agar Sekda yang terpilih nantinya merupakan figur ideal yang mampu mendukung laju pembangunan Kota Pahlawan.

BACA JUGA:Kontestasi Posisi Puncak Birokrasi Surabaya Memanas, Empat Pejabat Berebut Kursi Sekda

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menekankan bahwa Sekda definitif harus memahami secara mendalam visi dan misi Wali Kota Eri Cahyadi yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

"Sekda ke depan harus tahu dan paham arah pembangunan kota. Artinya, dia menguasai visi misi wali kota yang tertuang dalam RPJMD dan bisa menerjemahkannya dalam kerja birokrasi," ujar Bahtiar.

Menurutnya, pemahaman tersebut sangat penting agar Sekda mampu menjadi orkestrator bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan begitu, program-program prioritas pemerintah kota dapat berjalan selaras, efektif, dan memiliki dampak yang terukur bagi masyarakat.

BACA JUGA:Empat Kepala OPD Surabaya Daftar Seleksi Sekda

Bahtiar menambahkan, Sekda tidak cukup hanya berperan sebagai juru administrasi, tetapi harus menjadi motor penggerak birokrasi.

"Bukan hanya jadi juru administrasi, tapi mampu menjadi motor penggerak birokrasi agar semua program benar-benar berdampak ke masyarakat," tegasnya.

Ia juga berharap setiap calon memiliki target kinerja yang jelas sebagai wujud komitmen untuk menyukseskan visi misi kepala daerah.

Sumber:

Berita Terkait