selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Konten Flexing Pegawai SPPG Pamer iPhone dan Shopping Bareng Selingkuhan Lukai Hati Warga Jember

Konten Flexing Pegawai SPPG Pamer iPhone dan Shopping Bareng Selingkuhan Lukai Hati Warga Jember

Tangkapan layar aksi pamer oknum pegawai SPPG Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember, yang memicu kontroversi setelah mengunggah rencana penggunaan gaji pertama untuk gaya hidup hedonis dan narasi yang tidak etis.--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Jagat maya JEMBER gempar. Sebuah video berdurasi 29 detik yang menampilkan aksi flexing atau pamer rencana penggunaan gaji oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, memicu gelombang kemarahan publik.

Dalam unggahan TikTok yang kini telah dihapus tersebut, para pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu tampak jumawa. Mereka memamerkan ambisi menggunakan gaji pertama untuk membeli iPhone, mobil Honda Jazz, hingga kalimat yang dianggap paling kontroversial: shopping bareng selingkuhan.

BACA JUGA:DPRD Jatim Minta Satgas MBG Bertindak Cepat Usai Ditemukan Roti Berjamur dan Telur Kotor


Mini Kidi Wipes.--

Aksi ini bak menyiram bensin ke api. Pasalnya, program MBG di Jember tengah berada dalam sorotan tajam lantaran sejumlah dapur dinilai belum memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami ceroboh, kami minta maaf kepada masyarakat. Video tersebut hanya konten dan hiburan saja,” kilah Kepala SPPG Klatakan, Muhammad Irsyad, Kamis 26 Februari 2026. Ia mengakui bahwa operasional mereka belum genap satu bulan dan insiden ini menjadi tamparan keras bagi pihaknya.

BACA JUGA:Menu Dinilai Tidak Layak, Wali Murid SDN di Situbondo Minta Program MBG Dihapus

Konten tersebut dinilai tuna empati. Di saat Kabupaten Jember masih berjuang keras melawan angka kemiskinan ekstrem, para petugas yang digaji dari uang negara justru mempertontonkan narasi hedonis, meski diklaim hanya candaan.

“Ini tidak etis dan menyakiti hati masyarakat. Di tengah kemiskinan ekstrem, honor itu harusnya digunakan bijak, bukan dipamerkan dengan narasi yang provokatif,” kecam Joko, salah satu warga setempat.


Gempur Rokok Illegal--

Merespons kegaduhan yang kian liar, Bupati Jember, Muhammad Fawait, langsung angkat bicara. Pria yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan tidak akan tinggal diam melihat pelaksanaan program MBG yang melenceng dari etika dan standar pelayanan.

“Terkait adanya hal-hal yang kurang pas, atau dapur yang belum menjalankan SOP sesuai standar BGN, itu menjadi tanggung jawab saya sebagai kepala daerah untuk memastikan semuanya berjalan benar,” tegas Gus Fawait.

BACA JUGA:SPPG Gayungan Fokus Hadirkan MBG Berkualitas, Pastikan Gizi Sesuai Standar

Tokoh muda yang juga aktivis Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini menolak "cuci tangan" dan menyerahkan masalah begitu saja ke pusat. Sebagai bentuk keseriusan, Gus Fawait berencana mengerahkan Satgas Khusus untuk memelototi operasional ratusan dapur MBG di Jember setiap hari tanpa celah.

Sumber: