Tepis Isu Perampasan Hak, DPRD Surabaya: Sengketa Kakek Wawan Murni Hukum, Bukan Program MBG
Lahan milik Pelindo yang dimanfaatkan dapur MBG di Jalan Teluk Kumai Timur Nomor 83A Surabaya.-Arif Alfiansyah-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko angkat bicara terkait polemik sengketa lahan antara Wawan Syarwhani atau Kakek Wawan dengan PT Pelindo.
Dia menegaskan, persoalan tersebut murni sengketa hukum keperdataan dan tidak memiliki kaitan dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Mini Kidi--
Politikus Partai Gerindra itu meminta publik melihat persoalan secara jernih dan proporsional. Menurut dia, narasi yang mengaitkan sengketa lahan tersebut dengan program pemerintah pusat perlu diluruskan.
”Itu yang harus diluruskan. Prosedur terkait dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ada mekanisme jelasnya. Tidak serta-merta BGN (Badan Gizi Nasional, red) menunjuk vendor tertentu. Jadi, tidak bisa dikaitkan dengan sengketa lahan,” ujarnya, Senin 26 Januari 2026.
BACA JUGA:Polsek Sukomanunggal Bersama Bhabinkamtibmas Hadiri Soft Launching SPPG Sonokwijenan
Dia menegaskan, program MBG tidak boleh dipersepsikan sebagai upaya perampasan hak warga. Setiap proses pendirian dapur SPPG wajib taat aturan.
”Kalau ada indikasi melawan hukum, pasti tidak akan dibenarkan. Jadi, jangan dikait-kaitkan seolah program MBG merampas hak warga,” tegasnya.
Pihaknya mengingatkan, program MBG memiliki tujuan strategis nasional. Mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto, saat ini pemerintah menyalurkan sekitar 55 juta paket makanan bergizi setiap hari untuk anak sekolah di seluruh Indonesia. Manfaatnya sangat besar bagi perbaikan gizi generasi penerus.
BACA JUGA:SPPG Simorejo Diresmikan, Ribuan Pelajar di Sukomanunggal Siap-siap Terima Manfaat
“Seperti yang kemarin disampaikan Pak Prabowo, ada sekitar 55 juta pack MBG per hari yang dikeluarkan saat ini untuk seluruh anak sekolah di Indonesia. Itu poin-poin positif yang seharusnya dilihat,” katanya.
Khusus di Surabaya, Yona berharap pelaksanaan MBG terus digenjot. Dia mengungkapkan, saat ini operasional dapur SPPG di Kota Pahlawan baru mencakup sekitar 15 persen dari kebutuhan ideal. Padahal, potensi ekonomi dari program ini sangat besar.
BACA JUGA:Kapolsek Mulyorejo Hadiri Peresmian SPPG Kalisari
Sumber:
