Cara Tepat Menganalisis Penyebab Usaha Makanan Sepi dengan Teori Fishbone

Cara Tepat Menganalisis Penyebab Usaha Makanan Sepi dengan Teori Fishbone

Bisnis makanan sepi? Gunakan teori fishbone untuk menemukan solusi yang tepat.--Unsplash

SURABAYA, MEMORANDUM -  Usaha makanan atau bisnis Anda sepi, hal itu bisa menjadi mimpi buruk bagi para pengusaha kuliner.

Untuk mengatasinya, Anda perlu menganalisis penyebabnya dengan tepat. Salah satu metode yang efektif adalah teori fishbone.

Teori fishbone, atau diagram Ishikawa, adalah alat visual yang membantu mengidentifikasi akar permasalahan dengan cara yang sistematis.

Bagaimana Cara Menganalisis dengan Teori Fishbone?

Tentukan kepala ikan: Tuliskan permasalahan utama di kepala ikan, yaitu "Usaha makanan sepi".

BACA JUGA:Konsumsi Naik, Pengusaha Diimbau Berbagi dengan Masyarakat Kurang Mampu

Tentukan tulang utama: Identifikasi kategori utama yang mungkin menjadi penyebab, seperti Manusia, Material, Mesin, Metode, dan Lingkungan.

Tentukan tulang cabang: Di bawah setiap tulang utama, tuliskan faktor-faktor yang lebih spesifik yang mungkin berkontribusi pada permasalahan.

Analisis dan diskusi: Diskusikan dengan tim Anda tentang faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab utama dan kumpulkan bukti untuk mendukungnya.

Temukan solusi: Setelah Anda menemukan akar permasalahan, Anda dapat mulai mencari solusi yang tepat.

BACA JUGA:Usaha Jajanan Tradisional, Bagaimana Peluangnya di Era Modern?

Contoh Penerapan Teori Fishbone:

1. Manusia:

- Kurangnya pelatihan staf

Sumber: