Pamit Cari Sapi, Ditemukan Tinggal Kerangka

Pamit Cari Sapi, Ditemukan Tinggal Kerangka

Mojokerto, memorandum.co.id - Sesosok kerangka manusia ditemukan di aliran sungaiĀ  yang Melintas Dusun Mojodadi, Desa Purworejo, Kecamatan Pungging, Senin (10/5/2021). Kerangka manusia itu ditemukan dalam posisi tengkurap oleh warga yang tengah mencari tanaman pakis di tebing sungai. Kerangka tersebut berada tepat di bawah jurang setinggi 15 meter. Paiman (50), warga setempat menerangkan, kali pertama kerangka ditemukan pada siang hari. Saat itu pihaknya mencari tanaman pakis bersama dua rekannya. "Setelah mengetahui ada kerangka manusia, saya langsung panggil teman-teman dan melaporkan ke warga," ujarnya. Menurutnya, kerangka tersebut sudah tak dapat dikenali lagi. Sehingga pihaknya tak mau sembrono dengan segera mengevakuasi kerangka tersebut. "Sudah tidak bisa dikenali. Tinggal kerangka saja, tidak ada pakaiannya," terang Paiman. Belakangan diketahui, kerangka tersebut adalah Khamid (70), warga Dusun/Desa Sugeng, Kecamatan Trawas. Menyusul, khamid yang hilang sejak akhir April lalu. "Iya benar, cucunya tadi sudah memastikan ikut mengevakuasi," ujar Satuni (50), anak sulung Khamid. Diterangkannya, terakhir kalinya korban pergi pamit dari rumah untuk mencari sapi yang hilang. Namun, korban tak kunjung pulang hingga akhirnya ditemukan tinggal kerangka. "Pamitnya pergi cari sapinya lepas, padahal samua sapinya ada di kandang," terangnya. Terakhir kalinya korban juga meninggalkan baju dan rumput yang dicarinya di sekitar rumah. Diketahui, korban sudah pikun akibat terjatuh beberapa waktu sebelum terakhir kali meninggalkan rumah. Alhasil, korban tak kunjung kembali pulang sejak terakhir kali pergi dari rumah. "Sebelumnya sudah kami cari kemana-mana sampai keliling seluruh Kecamatan Trawas, tanya ke orang-orang juga belum ketemu," ungkap Satuni. Sementara itu, Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi membenarkan adanya temuan kerangka tersebut. Kerangka Khamid dievakuasi sekitar pukul 18.00 dengan dibantu sejumlah potensi relawan SESE (Semangat Sesama ) dan PMI Kabupaten Mojokerto. Kini, kerangka Khamid dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari guna visum dan cek DNA dengan pihak keluarga. "Untuk kerangkanya kami evakuasi ke RSUD Mojosari untuk dilakukan visum dan cek DNA dengan keluarga. Hasilnya nanti akan kami buat acuan apakah itu anggota keluarganya atau bukan," tukasnya. (no/fer)

Sumber: