60 Ton Ikan Bandeng Disiapkan untuk Meriahkan Pasar Bandeng di Gresik

60 Ton Ikan Bandeng Disiapkan untuk Meriahkan Pasar Bandeng di Gresik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dipastikan akan kembali menghadirkan festival Pasar Bandeng di penghujung Ramadan tahun ini--

GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dipastikan akan kembali menghadirkan festival Pasar Bandeng di penghujung Ramadan tahun ini. Tradisi tahunan yang telah dimulai ratusan tahun sejak era Sunan Giri itu akan digelar mulai tanggal 26 hingga 28 Maret 2025. 

Dinas Perikanan memastikan, sebanyak 60 ton stok ikan bandeng dari para petambak di seluruh Gresik telah disiapkan. Jumlah itu tidak mengalami perubahan signifikan dari stok yang tersedia di tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:Lima Siswa SMPIA 13 Surabaya Sukses Sulap Limbah Bandeng Menjadi Bahan Makanan Premium


Mini--

Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Gresik Ratna Heri Sulistyowati mengatakan, pemasok bandeng terbanyak tahun ini berasal dari petambak Ujungpangkah. Yakni 50 ton bandeng, atau sekitar 80 persen dari total pasokan yang ada. 

“Dari Kecamatan Ujungpangkah itu ada 50, mayoritas dari petambak Desa Pangkahwetan dan Pangkahkulon. Sedangkan 10 ton lagi itu dari wilayah Mengare,” ungkap Ratna, Senin 17 Maret 2025.

“Seluruh pasokan ini merupakan hasil budidaya para petambak Gresik yang luas tambaknya secara keseluruhan mencapai 28.000 hektare,” lanjutnya.  

BACA JUGA:Harga Bandeng Merosot Tajam, Petani Tambak di Ujungpangkah Minta Ada Standarisasi Harga

Ratna menjelaskan, bahwa terdapat syarat khusus bagi ikan bandeng yang diikutkan di gelaran Pasar Bandeng. Salah satunya harus memiliki bobot lebih dari satu kilogram.

“Jadi Pasar Bandeng ini kita hanya memakai ikan bandeng yang besar ya. Karena yang kita ikutkan di pasar bandeng itu biasanya minimal harus di atas berat satu kilogram,” ujar Ratna.

Lebih lanjut, Ratna mengapresiasi para petambak bandeng yang terus konsisten mendukung gelaran Pasar Bandeng. Sebab, Pasar Bandeng bukan sekadar ajang jual beli ikan, melainkan tradisi penuh nilai yang telah berlangsung turun-temurun sejak abad ke-15.

“Kami tentu sangat apresiasi para petambak kita yang terus konsisten menghasilkan bandeng-bandeng terbaik. Karena merawat bandeng hingga bisa sebesar itu perlu keterampilan khusus dan kesabaran,” ujarnya.

BACA JUGA:Wawali Mas Adi Buka Perlombaan Mural, Rangkaian Road to Festival Bandeng Jelak 2024

Hasilnya, Gresik kini dinobatkan sebagai penghasil ikan bandeng terbesar pertama di Provinsi Jawa Timur. 

Sumber: