Korban Pembunuhan di Hotel Double Tree Dikenal Tertutup, Sempat Sowan ke Saudara

Korban Pembunuhan di Hotel Double Tree Dikenal Tertutup, Sempat Sowan ke Saudara

Tersangka Muhammad Ilham Pratama di Mapolsek Genteng.-Faishal Danny-

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Marifatul Aisiyah tewas di tangan pacarnya sendiri, Muhammad Ilham Pratama. Wanita 24 tahun itu meregang nyawa dengan cara dicekik di kamar hotel Double Tree Jalan Tunjungan, Kamis 16 Januari 2025 dini hari.

BACA JUGA:Sebelum Menyerahkan ke Polisi, Pembunuh Kekasih di Hotel Sempat Tunggu Korban Sadarkan Diri

Kabar duka itu tiba di kalangan keluarga korban pagi hari. Tepat setelah anggota Polsek Genteng baru mendatangi kamar hotel, lokasi pembunuhan. Bak disambar petir, keluarga korban tak henti menangis.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad, kakak kandung korban ditemui di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara. Ia menyebut, korban merupakan sosok yang tertutup. 

BACA JUGA:Polisi Beberkan Motif Pembunuh Kekasih di Hotel Double Tree, Korban Tak Bisa Move On dari Mantan

"Anaknya tertutup. Tapi dia mandiri," kata Ahmad, ditemui di kamat mayat.

"Awalnya keluarga itu kabari jika korban, kecelakaan. Setelah datang baru dijelaskan kejadian sebenarnya. Shock setelah dengar kabar langsung dari Polsek kok bahasanya kecelakaan," tegas Ahmad.

BACA JUGA:Terungkap! Pembunuh Wanita di Hotel DoubleTree Merupakan Kekasihnya Sendiri

Beberapa pekan sebelum kejadian, lanjut Ahamd, korban sempat berkunjung ke beberapa rumah saudaranya. Meski begitu, Ahmad tak tahu pasti kesibukan korban. 

"Kalau di Malang di rumah saudara. Sudah lama tidak ke Lumajang," tegas Ahmad.

Diberitakan sebelumnya, Mariyatul Ainiyah (25), warga Desa Sukosari, Kunir, Lumajang, tewas di tangan kekasihnya, Muhammad Ilham Pratama (26), asal Jalan Dupak. Korban tewas usai dicekik di kamar Hotel Double Tree, Jalan Tunjungan.

BACA JUGA:Breaking News! Geger Penemuan Jenazah Diduga Korban Pembunuhan di Hotel DoubleTree

Dia tega menghabisi nyawa kekasihnya itu karena cemburu kepada korban, karena hingga saat ini, masih menjalin hubungan dengan mantan. Padahal, keduanya berniat untuk menikah akhir Desember 2024.

"Korban dan pelaku ini sepasang kekasih. Mereka bertemu melalui aplikasi kencan. Kemudian semakin serius. Lalu berencana menikah desember kemarin, tapi batal. Karena korban ini, masih berkomunikasi dengan mantan," kata Kapolsek Genteng AKP Grandika Indera Waspada. (fdn)

Sumber: