Cabai Sempat Tembus Rp120 Ribu, Kini Berangsur Turun Harga
Pedagang cabe melayani pembeli di Pasar Bangil--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kabar gembira bagi para ibu rumah tangga di Pasuruan. Setelah sempat melambung tinggi dan bikin pusing selama momen lebaran, harga berbagai jenis cabai di wilayah Pasuruan kini mulai terjun bebas dan kembali normal, pada Minggu 29 Maret 2026.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, penurunan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah.
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit Meroket Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Menyimpan Cabai agar Awet hingga 1 Bulan

Mini Kidi Wipes.--
Sebelumnya, komoditas pedas ini sempat bertengger di harga rata-rata Rp92.066 per kilogram.
Bahkan, penurunan paling drastis terekam pada periode 24 hingga 25 Maret lalu. Hanya dalam waktu satu hari saja, harga cabai rawit merosot hingga 36 persen.
BACA JUGA:Pemprov Jatim Gencarkan Operasi Pasar di Surabaya, Harga Beras hingga Cabai Lebih Murah
Kondisi harga cabai terkini di pasar-pasar Kabupaten Pasuruan, harga cabai rawit merah sudah kembali ke harga normal sebelum lebaran (setelah sempat menyentuh angka ekstrem).
Cabai merah besar, saat ini berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp30.500 per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp30.500 per kilogram.
Ayu Wulandari, salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Bangil, menceritakan betapa liarnya harga cabai beberapa waktu lalu.

Gempur Rokok Ilegal -----
Saking tingginya modal, ia bahkan sempat terpaksa menjual cabai rawit merah seharga Rp120 ribu per kilogram.
"Cabai rawit memang sempat naik tinggi sekali dan memberatkan konsumen. Tapi Alhamdulillah, sekarang harganya sudah menyentuh harga sebelum lebaran," ujar Ayu, saat ditemui di lapak dagangannya.
Kini, suasana pasar kembali bergairah. Minat beli masyarakat terhadap bumbu dapur utama ini mulai pulih.
Sumber:







