Cabai Sempat Tembus Rp120 Ribu, Kini Berangsur Turun Harga
Pedagang cabe melayani pembeli di Pasar Bangil--
BACA JUGA:Harga Cabai di Pasar Bangil Naik, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman
Para pedagang pun mengaku tidak lagi kesulitan mencari barang karena pasokan dari tengkulak sudah kembali lancar mengalir ke pasar-pasar tradisional.
Menanggapi fenomena ini, Kepala UPT Pasar, Iwan Wahyudi, memberikan penjelasannya. Menurut Iwan, lonjakan harga yang ugal-ugalan kemarin murni disebabkan oleh masalah distribusi, bukan karena stok cabai yang langka di tingkat petani.
"Lonjakan harga kemarin karena distribusi barang tidak jalan akibat banyak tenaga pengantar yang mudik. Padahal di saat yang sama, permintaan masyarakat lokal sedang tinggi-tingginya," jelas Iwan Wahyudi, saat memantau stabilitas harga di lapangan.
BACA JUGA:Harga Cabai Tak Stabil Jelang Ramadan, Pedagang Surabaya Tetap Optimistis
Ia menegaskan, kunci utama kembalinya harga cabai ke level wajar adalah normalnya kembali jalur distribusi barang. "Saat ini harga cabai sudah kembali normal," tegasnya.
Meski grafik harga sempat naik-turun tipis, secara keseluruhan kondisi harga di pasar saat ini sudah jauh lebih ramah bagi dompet masyarakat Pasuruan. (kd/mh)
Sumber:







