Tanggul Jebol Penyebab Kekeringan 5 Desa Diperbaiki, Anggota DPRD Provinsi Turun Tangan
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Eddy Paripurna (empat dari kiri pakai topi merah) harus turun tangan mengatasi jebolnya tanggul di daerah Gajahbendo Beji.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bangunan tanggul di kawasan Desa Gajahbendo Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan akhirnya diperbaiki oleh Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur. Tanggul yang jebol lebih dari 5 bulan ini sering dianggap sebagai penyebab derasnya aliran banjir saat musim hujan dan ancaman kekeringan saat musim kemarau.
Bahkan, saking lamanya tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi, para warga desa petani dari 5 desa, yakni desa Gunung Gangsir, Cangkringmalang, Beji, Gunungsari dan Gajahbendo sudah meluruk ke Kantor UPT Dinas terkait di Jl Hayam Wuruk Kota Pasuruan.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor Tanggul Sungai di Purwosari Pasuruan

Mini Kidi Wipes.--
Namun, upaya ini rupanya belum begitu ditanggapi oleh pejabat terkait. Hingga, akhirnya warga desa meminta bantuan Eddy Paripurna, anggota Komisi B (Perekonomian) provinsi Jawa Timur. Eddy sendiri merupakan anggota Dewan Propinsi dari Dapil 2, Pasuruan – Probolinggo.
“Saya mendengar keluhan masyarakat di lima desa di wilayah Beji ini. Karena persoalannya sangat krusial, akhirnya saya minta dinas terkait untuk turun langsung bersama-sama mengunjungi lokasi jebolnya tanggul penahan tanah yang cukup besar,” ujar Eddy Paripurna yang dihubungi Rabu 6 Mei 2026.
BACA JUGA:Atasi Banjir Rob di Pesisir Jangkar, Pemkab Situbondo Bangun Tanggul Pemecah Ombak
Eddy sendiri bersama warga desa dan pejabat dinas PU SDA Provinsi sudah mengunjungi titik Lokasi pada pekan lalu. Titik Lokasi berada di Dusun Gragal Desa Gajahbendo. Untuk menjangkau lokasi ini, tidak bisa dilalui dengan mobil. Akses yang bisa dilalui dengan jalan kaki atau sepeda motor. Sehingga pada saat tanggul diperbaiki, material bahan bangunan (seperti pasir, batu dan semen) harus diangkut 3 kali alat transportasi. Mulai dump truk, pikap hingga argo atau gledekan.
“Alhamdulillah, saat ini Pembangunan sudah dijalankan. Cuma, saya juga meminta kepada dinas terkait juga dilakukan normalisasi juga,” tegas Anggota dewan asal Kebonwaris Pandaan ini.
Hal senada juga diungkapkan Camat Beji, Effendy. Camat bersama rombongan juga sudah memantau langsung pekerjaan tanggul ini. Ia berharap agar tanggul bisa segera diperbaiki dan saluran air yang dibutuhkan petani bisa lancar kembali.
BACA JUGA:Rawan Diterjang Banjir Kali Lamong, PWI Gresik Tanam Pohon di Tanggul Desa Jono
“Saya sendiri sempat didadatangi warga. Meskipun ini memang kewenangan Provinsi, tapi karena ini juga berimbas kepada warga kami, maka saya perlu memantau langsung ke lokasi,” tegas Camat.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Kepala Wilayah Beji dan Ketiron, Cahyo Adi dan Rupi`i juga meminta agar dinas PU SDA Provinsi berkomitmen untuk menjalankan tugas seperti yang disampaikan saat kunjungan lapangan. Dalam suratnya yang ditandatangani Korwil Pasuruan, Mokhamad Rizky Amali dengan jelas menyatakan, bahwa kerusakan saluran primer (tanggul) Bekacak memberikan dampak serius pada sektor pertanian di wilayah Beji. Sehingga diperlukan Langkah terpadu.
Sumber:









