Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung
Sejumlah barang bukti diamankan dari dua terduga teroris yang diamankan Densus 88 Polri di Bandar Lampung dan Ciamis. --
"Dari pemantauan kami di lapangan, ada beberapa tulisan, buku maupun handphone yang dibawa oleh teman-teman Densus," ujarnya.
Carsono menegaskan seluruh proses penyidikan sepenuhnya menjadi kewenangan Densus 88 sehingga Polres Ciamis belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai jaringan maupun pengembangan perkara tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, AR sehari-hari mengelola usaha penggilingan padi dan kopi yang juga menjadi tempat tinggalnya. Kepala Desa Sukaharja Abdul Mutholib mengatakan usaha tersebut selama ini melayani warga sekitar.
"Satu atap, ada kamar, dapur, sisanya dipakai tempat mesin penggilingan padi dan kopi," kata Abdul.

Gempur Rokok Illegal--
Ketua RW setempat, Dadang, menyebut AR mulai berubah dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, AR yang sebelumnya aktif bergotong royong dan mengikuti kegiatan masyarakat menjadi lebih tertutup serta jarang berinteraksi dengan warga.
"Jumatan juga tidak pernah terlihat di masjid," ujar Dadang.
Ia menduga perubahan sikap tersebut mulai terlihat setelah AR aktif menggunakan telepon seluler yang terhubung dengan internet. Selain mengelola usaha penggilingan padi, AR juga diketahui bekerja sebagai operator traktor saat musim tanam.
Hingga kini, Densus 88 masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing terduga, jaringan yang terlibat, serta barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Long Tail Keyword:
Sumber:






