iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Wali Kota Eri Cahyadi Raih Penghargaan Kapolri atas Pencegahan Radikalisme di Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Raih Penghargaan Kapolri atas Pencegahan Radikalisme di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Kapolri yang diserahkan Kasatgaswil Jawa Timur Densus 88 AT Polri Kombespol Samsul Priasmoro.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wali Kota SURABAYA Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas peran aktif Pemkot SURABAYA memperkuat kebijakan dan kolaborasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, Rabu 8 Juli 2026.

Penghargaan diserahkan Kasatgaswil Jawa Timur Densus 88 Antiteror Polri Kombespol Samsul Priasmoro mewakili Kapolri di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Balai Kota Surabaya.

Apresiasi tersebut diberikan atas implementasi program toleransi, perlindungan anak, dan literasi digital yang dijalankan Pemkot Surabaya bersama berbagai pihak.

BACA JUGA:Wali Kota Eri Cahyadi Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi Surabaya di Hadapan Tim Bappenas


Mini Kidi Wipes.--

Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas penghargaan yang diterimanya.

"Alhamdulillah kemarin saya sebagai Wali Kota Surabaya mendapatkan penghargaan dari Kapolri. Tetapi pada waktu itu saya tidak bisa hadir karena ibadah haji," kata Eri.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkot Surabaya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Densus 88 dalam menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari berbagai ancaman.

"Saya matur nuwun (terima kasih) penghargaan yang diberikan Pak Kapolri kepada kami Pemerintah Kota Surabaya. Ini memberikan semangat kepada kami untuk terus bergerak bersama dengan Densus 88," ujarnya.

Ia mengatakan kolaborasi antara Pemkot Surabaya dan Densus 88 diwujudkan melalui berbagai langkah preventif, mulai dari pencegahan kekerasan, pencegahan terorisme, hingga perlindungan anak dari pengaruh negatif media sosial.

"Bagaimana kami mencegah kekerasan, mencegah teroris hingga bagaimana mencegah terkait dengan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak anak," tuturnya.

Eri menjelaskan sinergi tersebut juga diwujudkan melalui penerbitan Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/7809/436.7.8/2026 yang mendorong peran aktif orang tua dalam mendampingi anak, khususnya dalam penggunaan gawai.

"Karena beberapa kali kegiatan dengan Densus 88 ini kami bisa mencegah hal yang seperti itu. Bahkan kami dengan Densus 88, ketika ada informasi kami membuatkan surat edaran, bagaimana peran orang tua, bagaimana membatasi gawai, bagaimana hal-hal yang perlu dilakukan," jelasnya.

Pemkot Surabaya bersama Densus 88 AT Polri juga memberikan edukasi kepada orang tua dan peserta didik melalui sekolah-sekolah untuk memperkuat pola pengasuhan dan membangun karakter anak sejak dini.

Sumber:

Berita Terkait